Polisi Tahan Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu

Pimpinan Kandang Wesi Tunggal Rahayu, Mr. Prof. Ir. Cakraningrat alias Sutarman
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Diki Hidayat

VoxPop – Satuan Reserse Kriminal Polres Garut Jawa Barat, resmi melakukan penahanan terhadap Mr. Prof. Ir Cakraningrat SH, alias Sutarman, Rabu, 16 September 2020. Sutarman merupakan pimpinan Paguyuban Kandang Wesi Tunggal Rahayu yang sebelumnya telah melakukan penyimpangan lambang negara dan sejumlah kasus lainnya.

img_title Polisi Akui Ada Laporan Aliran Sesat di Papua, Ngaku Jadi Tuhan Lari ke ke Sorong

Baca Juga: Korban Mutilasi yang Ditemukan di Kalibata City Sempat Hilang 7 Hari

Kasat Reskrim Polres Garut, Ajun Komisaris Polisi Maradona Armin Mappaseng mengatakan polisi menjerat pasal berlapis, di antaranya mengubah lambang negara dan mencetak uang versi sendiri.

img_title Kemenag Selidiki Dugaan Aliran Sesat yang Ubah Rukun Islam Jadi 11 di Maros

"Hari ini kami melakukan penahanan terhadap S, selaku pimpinan tertinggi Paguyuban Tunggal Rahayu," ujarnya, Rabu, 16 September 2020.

Polisi juga menjerat Sutarman dalam kasus penipuan dalam merekrut anggota yang dijanjikan kesejahteraan dengan biaya yang dipungut Rp50-Rp600 ribu. Polisi juga menjerat tentang pemalsuan gelar Profesor (Prof), Insinyur (Ir) dan Sarjana Hukum (SH). "Jadi memang ini beberapa pasal yang dilanggar," ujar Maradona.

img_title Terpopuler: SPBU Disegel Karena Oplos Pertalite, Rumah Jokowi Digeruduk Mahasiswa Papua

Lanjut Maradona, sebelumnya polisi telah dua kali melakukan pemeriksaan terhadap Sutarman, hingga hari ini masuk sel Polres Garut. Sementara Sutarman dijerat dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 93 junto Pasal 238 Undang-Undang Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi. "Tersangka S terancam hukuman 10 tahun penjara," ujarnya.

Ilustrasi aliran sesat

Awas! Ini 10 Tanda Aliran Sesat Menurut MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya kewaspadaan umat Islam terhadap keberadaan aliran-aliran yang menyimpang dari ajaran Islam. Ketua MUI Bidang Fatwa.

img_title
VoxPop.co.id
7 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut