Ini Tes Swab COVID-19 yang Digratiskan oleh Pemerintah

Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Sumber :
  • covid19.go.id

VoxPop – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mewanti-wanti kepada rumah sakit atau penyedia layanan pemeriksa tes usap atau tes swab setelah pemerintah menetapkan tarif. Tarif Rp900 ribu yang sudah ditetapkan oleh pemerintah disebut punya syarat.

Hanya orang-orang atau masyarakat saja yang melakukan pemeriksaan secara mandiri untuk dikenakan tarif. "Apabila RT PCR (tes swab) merupakan hasil penelusuran kontak maka pembiayaannya dijamin pemerintah. Kami meminta agar faskes yang melayani tes usap mandiri untuk mematuhi surat edaran Kemkes dan transparan dengan pembiayaannya," kata Juru Bicara Satgas, Wiku Adisasmito, Kamis, 8 Oktober 2020.

Tes usap atau yang dikenal dengan metode PCR atau polymerase chain reaction itu kini banyak diminati masyarakat, selain rapid test. Sebelumnya, Wiku menegaskan, tarif Rp900 ribu sudah melewati kajian, dan pertimbangan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Baca juga: Satgas COVID-19: Vaksin Bukan Satu-satunya Jaminan Penuntasan Pandemi

Tarif sebesar itu dikatakan sudah dihitung batas tinggi. "Diharapkan dengan pertimbangan standar harga RT-PCR tersebut dapat menanggulangi disparitas harga di laboratorium secara nasional serta mendorong masyarakat untuk bisa memeriksakan diri secara mandiri," kata Juru Bicara Satgas, Wiku Adisasmito, Rabu 7 Oktober 2020.

Wiku juga mengatakan, tarif sebesar itu telah dipertimbangkan dari berbagai hal. Misalkan, komponen yang menyangkut bahan habis pakai seperti reagen, biaya administrasi, dan lain-lain.

"Peluang ketidaktersediaan reagen bisa ditanggulangi dengan perputaran pemasukan dan pengeluaran, yang telah dipertimbangkan selama proses pembahasan standar harga RT-PCR," kata Wiku.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta  Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
#satgascovid19
#ingatpesanibu

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi
Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut