Dicap Serang Mahfud MD, Ridwan Kamil Diminta Banser Tak Cengeng

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Sumber :
  • VoxPop/Dede Idrus

VoxPop – Pernyataan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang menyerang Menko Polhukam Mahfud MD setelah diperiksa di Mapolda Jawa Barat, terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 di Megamendung Kabupaten Bogor, dinilai bisa memicu konflik dan polemik panjang.

img_title Sosok Pacar Baru Aura Kasih yang Berinisial R, Bukan Ridwan Kamil!

Ketua Banser Jawa Barat, Yudi Nurcahyadi menilai, seharusnya Ridwan Kamil tidak membuat dinamika baru dalam polemik kasus pelanggaran protokol kesehatan ini. Menurutnya, dinamika yang terjadi kemarin merupakan ujian sejauh mana Ridwan Kamil alias Emil fokus menangani pandemi COVID-19 di Jawa Barat.

"Emil tidak perlu cengeng menyalahkan pihak-pihak lain. Itulah risiko yang harus ditanggung oleh dirinya sebagai Gubernur. Masa komandan satkorwil Banser yang harus tanggung jawab. Kan lucu, nanti diketawain kepala daerah lain. Ada- ada saja," ujar Yudi, Kamis, 17 Desember 2020.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Yudi menilai, pernyataan Mahfud MD terkait kepulangan Habib Rizieq tidak keliru. Namun ketika proses kepulangan terjadi pelanggaran protokol kesehatan, menjadi hal lain.

"Tidak ada yang salah dengan pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD soal penjemputan Rizieq Shihab. Bahwa diperbolehkan dengan catatan tertib dan mematuhi protokol kesehatan. Kan sangat jelas, soal pelanggaran yang dilakukan para penjemput, ya berarti mereka tidak mengindahkan imbauan tersebut," katanya.

img_title Ridwan Kamil Ajukan Permohonan Agar Arkana Jadi Anak Angkatnya Sebagai Orang Tua Tunggal

Bahkan lanjut Yudi, meningkatnya angka kasus COVID-19 di Jabar menandakan langkah dan kebijakan yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil peru dievaluasi. 

"Padahal menyedot anggaran daerah yang cukup besar. Konon menghabiskan belasan triliun. Sementara hingga hari ini realokasi dan refocusing anggaran yang dilakukan Pemprov Jabar sangat tidak transparan kepada publik. Dikemanakan anggaran besar tersebut penggunaannya?" ujarnya.

"Banser Jabar mengingatkan saudara Gubernur Jabar untuk jadi pemimpin masyarakat yang rendah hati sesuai dengan karakter dan ciri masyarakat Sunda. Selama ini masyarakat mencermati kata dan sikapnya menunjukan superioritas dibandingkan dengan kepala daerah lain. Seolah menjadi paling sukses dan berhasil dalam penanganan COVID-19. Kualitas kepemimpinannya diuji dengan fakta hari ini di mana COVID di Jabar semakin tidak terkendali," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 di Megamendung Kabupaten Bogor. Ridwan Kamil diperiksa pukul 09.13 WIB sampai dengan 11.13 WIB.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut