Pasca Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Kembali Dibuka

Pengunjung keraton Solo
Sumber :
  • VoxPop/Fajar Sodiq

VoxPop Nasional – Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta membuka kembali askes wisata di salah satu keraton trah dinasti Mataram Islam setelah sempat ditutup, pasca terjadinya konflik internal di keraton tersebut. Kini para wisatawan yang berkunjung ke keraton pun tidak perlu membeli tiket alias gratis.

img_title 4 Wisatawan Jatuh dari Tebing usai Selfie di Kawasan Pantai Semeti NTB, Satu Tewas

Pantauan VoxPop, antrean pengunjung tampak mengulat di pintu Kori Kamandungan yang menjadi akses utama menuju area pelataran Sasana Sewaka Keraton Kasunanan Surakarta. Mereka tak hanya berasal dari Solo tetapi juga luar kota untuk mengisi liburan akhir tahun di Kota Solo.

img_title Kelakar Jokowi Saat Safari Politik di NTT: Kalau Butuh Bantuan Bisa ke Solo

Wisata Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo baru dibuka untuk umum sejak hari Selasa, 27 Desember 2022, kemarin. Awalnya wisata keraton tersebut ditutup hampir dua pekan lantaran adanya konflik internal yang memanas antara kubu Sinuhun Paku Buwono XIII Hangabehi dan Lembaga Dewan Adat.

Kebijakan untuk membuka wisata Keraton Solo itu dilakukan oleh Lembaga Dewan Adat Keraton Solo yang dipimpin GKR Wandansari Koes Moertiyah atau yang akrab disapa Gusti Moeng. Bahkan, Gusti Moeng dan suaminya, KP Eddy Wirabhumi telah tiba di dalam komplek keraton sekitar pukul 09.00 WIB.

img_title Prabowo: Satu Wisatawan Asing Minum Secangkir Kopi, Hidupi 10 hingga 15 Rakyat Kita

Keraton Solo.

Photo :
  • VoxPop/Fajar Sodiq.

Selanjutnya, Gusti Moeng mengumpulkan sejumlah guide atau pemandu wisata keraton dilakukan pengarahan sebelum pintu Kori Kamandungan yang menjadi akses masuk wisatawan dibuka. Setelah itu, sebanyak 25 pengunjung untuk setiap rombongan yang diperbolehkan masuk ke dalam pelataran keraton.

“Sudah dibuka karena ini berbarengan dengan libur Natal dan tahun baru. Saya melihat banyak wisatan yang kecele tidak bisa berkunjung ke keraton. Sebetulnya dari pihak Sinuhun tidak perlu menutup untuk kunjungan wisatawan,” kata Gusti Moeng ketika ditemui di Keraton Kasunanan Surakarta pada Srabu, 28 Desember 2022.

Melihat kondisi seperti itu, ia pun melalui Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta memutuskan untuk membuka akses masuk untuk wisatawan ke dalam keraton. Meskipun diperbolehkan masuk tetapi akses wisata pengunjung di dalam keraton dibatasi hanya sampai ke pelataran halaman Sasana Sewaka Keraton Solo.

“Saya melihat seperti ini ya sudah saya masukkan ke pelataran gitu biar mereka tidak terlalu kecewa. Mungkin kalu museum selama ini dibuka aksesnya gitu cuma yang ditutup penuh itu akses melihat bangunan utama itu, Sasana Sewaka gitu. Mulai kemarin dibukanya,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut