5 Fakta Kematian Janggal Bripka AS di Samosir
- Youtube
4. Keluarga Menilai ada Kejanggalan
Anggota Sat Lantas Polres Samosir Bripka AS
Keluarga Bripka AS serta didampingi oleh pengacara Kantor JnR Law Firm, melaporkan kematian Bripka AS, pasalnya ada kejanggalan dalam kasus ini.
“Jadi, kami sudah resmi membuat laporan pengaduan ke Mapolda Sumatera Utara, berharap agar kasus ini bisa terbuka. Karena kematian almarhum Bripka AS yang ditemukan meninggal dunia. Karena, penuh kejanggalan,” ucap tim kuasa hukum, Fridolin Siahaan, Sabtu 18 Maret 2023.
Fridolin mengungkapkan berdasarkan pengakuan keluarga, bahwa di sekujur tubuh Bripka AS ditemukan luka memar termasuk di bagian belakang kepala. Dugaan keluarga Bripka AS bukan murni bunuh diri.
"Berdasarkan hasil otopsi, ada luka memar di bagian belakang kepalanya. Kemudian ada cairan racun sianida di dalam lambungnya. Kami anggap kematiannya ini sangat janggal," tutur Fridolin.
5. Diduga Bunuh Diri
Garis polisi
- U-Report
Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman membenarkan bahwa Bripka AS meninggalkan karena dugaan bunuh diri, pihaknya pun langsung melakukan autopsi kepada anggotanya tersebut di RS Bhayangkara Medan, hasilnya ditemukan zat natrium cyanide dalam lambung Bripka AS.
"Hasil pemeriksaan disimpulkan penyebab kematian korban adalah mati lemas akibat masuknya sianida ke saluran makanan hingga ke lambung dan saluran nafas. Disertai adanya perdarahan pada rongga kepala akibat trauma benda tumpul," ungkap Yogie dalam keterangannya, Rabu 15 Maret 2023.
