Perkuat Ideologi Bangsa, Pemerintah Akan Masukkan Lagi Pancasila di Kurikulum Pendidikan

Garuda Pancasila
Sumber :
  • Istimewa

Direktur Eksekutif Institut Leimena, Matius Ho, mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk dengan beragam suku, ras, agama, dan kepercayaan. Namun dipersatukan oleh kesepakatan-kesepakatan. 

img_title Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan, Hanta Yudha Beri Beasiswa 516 Siswa dari Berbagai Daerah se-Indonesia

Dalam sebuah teori, biasanya disebut sebagai covenantal pluralism (pluralisme kovenantal), yaitu pluralisme atau kemajemukan yang tidak mencampuradukkan perbedaan tetapi tetap mempertahankan perbedaan-perbedaan di dalamnya. 

“Pancasila adalah contoh kesepakatan utama yang amat penting tersebut, dan itulah juga sebabnya banyak pengamat di berbagai negara yang tertarik dengan Pancasila karena dianggap mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang amat besar dan majemuk,” kata Matius. 

img_title Istana Hormati Putusan MK soal Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan: Kami Pelajari Dulu, Mohon Waktu

Menurutnya, tantangan Indonesia dengan lebih dari 1.300 suku dan 650 bahasa yang tersebar di berbagai pulau dari Sabang sampai Merauke menjadi pengalaman berharga juga bagi bangsa-bangsa lain di dunia di tengah tantangan polarisasi dan perpecahan. 

Senior Fellow University of Washington, Dr. Chris Seiple, mengatakan kompetensi dalam Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) semakin penting dimiliki para guru karena mereka akan benar-benar memahami agamanya dan bagaimana agamanya memiliki sudut pandang positif dalam menjalin hubungan dengan orang yang berbeda.  “Kita ingin orang-orang memiliki teologi mendalam yang akan melahirkan cara pandang politik yang moderat,” katanya. 

img_title MK: MBG Pakai Anggaran Pendidikan sebagai Cara Pemerintah Penuhi Mandat 20 Persen Dana Pendidikan

Wakil Presiden Asosiasi Lintas Agama G20, Prof. Katherine Marshall, mengatakan keberagaman adalah hal purba yang selalu ada di dunia ini, bahkan makin besar dari waktu ke waktu. Dia menyebut hubungan antar pribadi menjadi esensi untuk mengubah pandangan atau nilai kita tentang orang lain yang berbeda.

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Singapura, Soroti Hal Ini

Presiden Prabowo Subianto mengakui kualitas pendidikan Indonesia masih menghadapi tantangan besar berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA).

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut