Jadi Tahanan Kejaksaan, Rihana-Rihani Ditahan di Lapas Perempuan Tangerang

Si kembar Rihana-Rihani.
Sumber :
  • VoxPop/Foe Peace Simbolon

Tangerang Selatan -- Tersangka kasus penipuan si kembar Rihana-Rihani telah resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Kejari Tangsel) per hari ini. Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan hari ini.

img_title Tak Ada Keberkahan dalam Tipu Daya, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Besar Mencari Rezeki Hasil Menipu

Kepala Seksi Keamanan Negara, Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lain (Kamnegtibum dan TPUL) Kejaksaan Tinggi Banten, Teuku Syahroni menyebutkan, keduanya bakal ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang.

"Bahwa terhadap para tersangka dilakukan oleh (Jaksa) Penuntut Umum selama 20 hari kami titipkan di Lapas Wanita Tangerang," ucap dia kepada wartawan, Kamis 31 Agustus 2023.

img_title Pelaku Kasus Penipuan Berkedok Investasi Senilai Rp 7,8 Miliar Diringkus

Selama proses penahanan, JPU akan melakukan pemenuhan administrasi dakwaan. Setelah selesai, JPU melimpahkan berkas sidang ke Pengadilan Negeri (PN Tangerang).

Rihana-Rihani Ditangkap Polisis Kasus Penipuan Iphone

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa
img_title 7 Game Gratis Mobile untuk Android dan iPhone, Mana yang Memberikan Pengalaman Bermain Lebih Memuaskan?

"Untuk kemudian (Jaksa) Penuntut Umum dalam hal ini jaksa menyiapkan aspirasi dan dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang," kata dia. 

Sebelumnya diberitakan, tersangka kasus penipuan si kembar Rihana-Rihani bakal segera diseret ke meja hijau. Hal itu karena berkas perkaranya dinyatakan sudah rampung oleh kejaksaan. 

"(Berkas perkara) Sudah lengkap," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Kamis, 31 Agustus 2023.

Untuk diketahui, seorang reseller mengklaim ditipu jual beli iPhone oleh pelaku yang dikenal dengan sebutan si kembar berinisal R dan R. Dia merugi mencapai Rp 35 miliar.

Salah seorang korban yang bernama Vicky Fachreza mengaku rugi hingga Rp5,8 miliar. Dia menjadi reseller dengan membeli iPhone kepada si kembar. Pembayaran dilakukan dengan cara pre-order. Awalnya, transaksi berjalan lancar, tapi menginjak bulan November 2021 prosesnya mulai mandek. 

"Pesanan kami mulai bulan November 2021 sampai Maret 2022 dengan total keseluruhan mencapai Rp 5,8 miliar tidak kunjung dikirimkan sampai saat ini. Begitu juga dengan korban lainnya, transaksi yang terjadi dalam kurun waktu antara Oktober 2021 sampai dengan Maret 2022, dengan taksiran total kerugian korban mencapai Rp35 miliar," ujarnya kepada wartawan, Senin 5 Juni 2023.

Mentan Amran.

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Mentan Amran menemukan sekitar 80 persen beras fortifikasi yang beredar tidak memenuhi standar mutu, setelah dilakukan pengujian terhadap sampel dari berbagai daerah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut