Wakil Ketua DPRD Depok Sesalkan Adanya Penghentian Ibadah di Kapel Cinere

Massa geruduk Kapel di Cinere.
Sumber :
  • Galih Purnama/VoxPop.

Depok – Wakil Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo mengatakan sangat menyesalkan adanya aksi sejumlah massa yang menggeruduk Kapel di Jalan Raya Bukit Cinere, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, kemarin pagi. Massa mendatangi Kapel karena tidak mengizinkan adanya kegiatan ibadah di lokasi.

img_title Viral Misa Penghiburan di Depok Disebut Dihentikan, Polisi Klaim Ada Miskomunikasi

“Saya sangat menyesalkan kejadian tersebut ketika ada sekelompok ormas yang mengatasnamakan sekelompok ormas dan masyarakat datang di tempat ini melakukan demo terhadap sebuah Kapel. Mereka tidak membolehkan ada ibadah dalam bentuk apapun di sini,” kata Hendrik, Minggu (17/9/2023).

Dikatakan bahwa lokasi tersebut bukanlah gereja, tetapi hanya Kapel. Untuk izin pun hanya perlu izin lingkungan dan tetangga. Pemkot Depok sudah melakukan rapat dan memutuskan untuk tidak digelar ibadah sementara waktu.

img_title Dikira Pelaku Tabrak Lari, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Pengemudi Fortuner yang Dikerumuni Massa di Ciledug

“Kemudian ternyata saya dengar Pemkot Depok melalui Kesbangpol sudah melakukan rapat beberapa waktu lalu dan diputuskan kegiatan ibadah di sini dihentikan untuk sementara. Nah, ini yang saya sangat sesalkan hanya (ibadah) online. Menurut saya ini diskriminasi yang tidak perlu terjadi dan tidak boleh terjadi,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman terhadap seluruh umat agama apapun agamanya untuk melakukan ibadah dengan baik. Termasuk kegiatan ibadah di Kapel Cinere ini pun hadir berjalan dengan baik. 

img_title Detik-detik Brio Dihancurkan Massa di Bekasi, Penyebabnya Kabur Tabrak Pemotor Usai Kepergok Mesum di Mobil

“Sudah 28 tahun hanya pindah tempat tiba-tiba ada pembiaran. Menurut saya ada hal-hal yang tidak fair dilakukan pemerintah, ada ketidakadilan di sini,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo

Photo :
  • Galih Purnama (VoxPop)

Hendrik mengaku sudah berkordinasi dengan Kesbangpol. Hendrik menyesali hasil keputusan rapat yang dilakukan Kesbangpol karena dilakukan penghentian ibadah untuk sementara.

“Saya menyesalkan keputusan rapat Kesbangpol kemarin yang mengundang semua pihak ternyata kegiatan di sini dihentikan sampai dua minggu kedepan. Ini kan tidak fair tidak ada ketidakadilan kepada jemaat di sini gimana mereka mau beribadah,” ungkapnya.

Hendrik meminta agar pemerintah segera mengambil langkah mengatasi persoalan ini. 

“Kami akan undang Kesbangpol dan pihak-pihak disini suapaya segera dicari solusi, solusinya apa, berikan kebebasan dan rasa aman kepada jemaat disini untuk beribadah,” pungkasnya

Polsek Metro Menteng didatangi sekelompok massa usai bentrokan yang menewaskan seorang pemuda berinisial K (23)

Usai Bentrokan Maut, Massa Ramai-ramai Datangi Polsek Menteng Malam-malam! Ada apa?

Polsek Metro Menteng didatangi sekelompok massa usai bentrokan yang menewaskan seorang pemuda berinisial K (23) di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.

img_title
VoxPop.co.id
27 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut