Kemenpora: Proses Transisi Pemerintahan Harus Diisi Gagasan Segar Anak Muda

Kemenpora
Sumber :
  • setkab.go.id

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo mendukung gerakan Indonesia Future Network (IFN) yang diselenggarakan di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta Pusat. Memang, pemuda harus berjejaring dan berkelanjutan dalam kebijakan sumber daya manusia (SDM).

img_title Survei Ungkap Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Pemerintah Bakal Lakukan Evaluasi

“Mas Menpora Dito Ariotedjo ingin menjadikan Indonesia Future Network sebagai katalisator terciptanya ekosistem collaborative governance, sebuah tata kelola pemerintahan yang kuat akan kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi,” kata Koordinator Tim Strategi dan Komunikasi Kebijakan Kemenpora RI, Wildanshah melalui keterangannya pada Rabu, 8 Mei 2024.

Prabowo-Gibran di Penetapan Presiden-Wapres Terpilih di KPU

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa
img_title Anggaran Pelatnas Atlet Segera Cair, Erick Thohir Pastikan Persiapan Asian Games 2026 Tetap Jalan

Kementerian Pemuda dan Olahraga, kata dia, siap menjadi jembatan dan wadah untuk ide-ide anak muda. Menurut dia, ide yang segar dari anak muda diharapkan bisa menjadi pertimbangan pemangku kebijakan.

Apalagi, lanjut Wildan, saat ini sedang terjadi transisi kepemimpinan Indonesia dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. Sehingga, katanya, proses transisi ini harus diisi oleh gagasan anak-anak muda.

img_title Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, Mentrans Sebut Transmigrasi Masuk Babak Baru

Kata Wildan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan harus menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pemuda kedepan menuju Indonesia Emas 2045.

“Proses transisi pemerintahan ini harus diisi oleh gagasan-gagasan segar talenta muda. Maka dari itu, Kemenpora berdedikasi menjadi jembatan partisipasi dan representasi generasi muda kepada setiap pemangku kebijakan,” jelas dia.

Sementara Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas, Amich Alhumami mengatakan ada beberapa persiapan yang harus dikerjakan untuk menyongsong bonus demografi agar bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Syarat mutlak optimalisasi bonus demografi adalah sehat, gizi bagus, dan cerdas. Harus ada investasi di bidang pendidikan dan kesehatan. IFN sejalan dengan concern Kementerian PPN/Bappenas untuk mempersiapkan anak-anak muda yang akan mengambil estafet kedepan. Apalagi, bonus demografi Indonesia bukan sesuatu yang given,” ujarnya.

Saat ini kata dia, masalah yang harus menjadi perhatian bersama pada generasi muda adalah kualitas pendidikan ditentukan oleh student learning outcomes, bisa membaca, memahami bahasa dan matematika, kemampuan Indonesia masih pada level paling bawah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut