Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Alvin Lim yang Sebut Janto Simkoputera Gelapkan Uang Jemaat GBI CK7
- VoxPop/Ainuni Rahmita
Jakarta, VoxPop – Lawfirm Juniver Girsang & Partners, kuasa hukum Janto Simkoputera membantah tuduhan Alvin Lim di TikTok dengan nama pengguna @alvinlim489 yang menyebutkan bahwa Janto Simkoputera dan anaknya Janto Junior Simkoputera menggelapkan dana jemaat gereja GBI CK7.
Sebelumnya, Alvin Lim menyatakan bahwa terdapat dugaan penggelapan dana oleh Janto Simkoputera, pendeta gereja GBI CK7, yang diduga meminta sumbangan dalam jumlah besar dari jemaat gereja tersebut.
“Ada keluarga pendeta yang mana gerejanya adalah GBI CK7 dan anaknya ini ternyata sebagai komisaris sebuah PT malah menipu masyarakat sebesar Rp52 miliar, itu baru yang lapor ke saya. Ada yang lapor ke pengacara Andreas juga puluhan miliar,” kata Alvin dilansir dari akun TikToknya pada (11/7/2024).
Alvin Lim
- YouTube @QUOTIENT TV
Alvin mengajak masyarakat melawan pendeta yang dianggap bermoral buruk dan tidak jujur atau korup. Ia menginginkan adanya aksi atau dukungan untuk memperbaiki situasi dan memberantas perilaku yang baginya tidak pantas dilakukan di dalam gereja.
“Ternyata gereja ini banyak sekali oknum, jadi saya minta tolong kepada teman-teman dalam memberikan kesempatan kepada kita berjuang melawan oknum pendeta-pendeta bejat dan pendeta-pendeta busuk,” ungkapnya.
Aksi yang ingin dilakukan Alvin dalam mengatasi kasus ini adalah mengajukan permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta untuk memeriksa keuangan gereja GBI CK7. Dalam merealisasikannya, Alvin meminta kepada masyarakat yang pernah beribadah dan memberikan persembahan ke gereja tersebut agar memberikan surat kuasa kepadanya.
“Jadi kalau teman-teman sudah pernah ke gereja mereka (GBI CK7) dan memberikan persembahan, tolong berikan ke saya surat kuasa agar bisa mengajukan permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta untuk memeriksa keuangan mereka,” imbuhnya.
Surat kuasa ini diperlukan untuk memberikan wewenang kepada Alvin dalam mengajukan permohonan pemeriksaan keuangan gereja ke pengadilan. Dengan adanya surat kuasa tersebut, Alvin berharap bisa secara resmi meminta pengadilan untuk memeriksa keuangan gereja GBI CK7 guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Hal ini karena diyakini pasti oleh Alvin bahwa dana gereja tersebut mengalir ke rekening pribadi para pendeta.
