Pengukuhan Pengurus DWP Unit Kerja Lingkup Kemendagri 2024–2029:Tonggak Penguatan Peran DWP Mendukung Tugas Pemerintahan

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemendagri, Yane Bima Arya
Sumber :
  • Kemendagri

VoxPop – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Kerja di lingkup Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan secara serentak di Aula Gedung F Lantai 4 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Rabu (16/4/2025).

img_title Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Perempuan Pelaku UMKM

Penasihat DWP Kemendagri Yane Bima Arya mengatakan, pengukuhan hari ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan organisasi DWP unit kerja di lingkup Kemendagri. Momen ini menandai awal dari tanggung jawab besar dalam melanjutkan, memperkuat, dan menyempurnakan peran DWP sebagai mitra strategis dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan.

img_title Perempuan Indonesia Diminta Jadikan Perkembangan Teknologi Sebagai Peluang Belajar dan Berinovasi

“Perkenankan saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para pengurus Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja di Lingkup Kemendagri yang telah dikukuhkan hari ini. Semoga amanah yang telah diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat kolaborasi,” kata Yane saat membacakan sambutan Penasihat DWP Kemendagri Tri Tito Karnavian.

Dia melanjutkan, di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang semakin kompleks, peran DWP kian strategis. DWP bukan sekadar wadah silaturahmi istri Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi telah bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang mendorong kemajuan bangsa melalui keteladanan. DWP juga mendorong kemajuan bangsa melalui pemberdayaan, serta menjawab berbagai isu kontemporer mulai dari ketahanan keluarga, kesehatan mental, hingga perubahan iklim dan keadilan gender.

img_title Novo Nordisk Ajak Masyarakat Pahami Dampak Obesitas terhadap Kesehatan Perempuan

“Dalam hal ini, DWP telah bertransformasi menjadi motor penggerak perubahan sosial yang tidak hanya mendampingi suami, tetapi juga turut serta mengambil bagian dalam proses pembangunan. Dalam skala global, isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu agenda utama pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Yane menekankan, perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, melainkan agen perubahan yang mampu membawa transformasi di berbagai sektor, baik sosial, ekonomi, maupun politik. Semangat ini selaras dengan warisan Raden Ajeng Kartini, pelopor emansipasi perempuan Indonesia yang telah membuka jalan bagi perempuan untuk mendapatkan pendidikan, berpikir kritis, dan mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Raden Ajeng Kartini mengajarkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari ruang-ruang kecil di rumah, dari meja belajar, dari pemikiran yang tidak dibungkam. Semangat itulah yang kini hidup dalam tubuh Dharma Wanita Persatuan melalui berbagai kegiatan yang mengedepankan edukasi, kepedulian sosial, dan pengembangan kapasitas perempuan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut