Heboh Biaya Rp 50 Juta untuk Patung Biawak, Kaesang Siap Maju Jadi Caleg DPR RI 2029
- VoxPop.co.id/Uki Rama (Malang)
Jakarta, VoxPop – Berita tentang biaya pembangunan patung biawak di Wonosobo jadi yang terpopuler di kanal news VoxPop.co.id sepanjang Jumat, 25 April 2025. Karya ini merupakan buah tangan dari seniman lokal lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Rejo Arianto.
Proyek yang menelan dana sebesar Rp 50 juta ini masih dianggap terlalu besar oleh sebagian masyarakat. Rejo pun memberi tanggapan bahwa berapa pun dana yang diberikan, ia akan tetap berusaha memberikan yang terbaik.
Kabar terpopuler kedua diisi dengan topik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. Politikus PDIP Aria Bima menilai Jokowi tak perlu membuktikan keaslian ijazah sarjananya di Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut. Menurutnya yang seharusnya membuktikan ijazah Jokowi palsu adalah pihak penggugat.
Tak kalah menarik, berita tentang polisi yang melepas sementara para tersangka kasus pagar laut Tangerang mengisi posisi ketiga.
Kemudian disusul berita Kaesang yang mengaku siap menjadi calon legislatif DPR RI dari dapil Malang Raya, lalu berita tentang sidang kasus suap dan perintangan PAW DPR RI, Hasto Kritiyanto yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta pusat.
Jangan sampai ketinggalan, baca selengkapnya 5 berita terpopuler tersebut yang dirangkum dalam VoxPop Round Up:
1. Biaya Rp50 Juta untuk Patung Biawak di Wonosobo Dinilai Terlalu Mahal, Ini Penjelasan Sang Seniman!
Patung Biawak Monosobo
- Antara
Jagat media sosial dibuat heboh dengan kehadiran sebuah patung biawak raksasa di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Patung dengan tampilan yang sangat realistis ini sontak menarik perhatian publik karena kemiripannya dengan satwa aslinya, hingga tak sedikit yang mengira patung tersebut adalah biawak sungguhan.
2. Politikus PDIP: Jokowi Tak Perlu Buktikan Ijazahnya Asli
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat acara HUT Gerindra
- Gerindra
Isu keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi terus menyedot perhatian publik. Elite PDI Perjuangan (PDIP) pun ikut menanggapi polemik tersebut.
Politikus PDIP, Aria Bima menilai Jokowi tak perlu membuktikan keaslian ijazah sarjananya dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurut dia, yang seharusnya membuktikan ijazah Jokowi palsu adalah pihak penggugat.
