Jumlah Perokok Anak dan Remaja RI Naik 5,9 Juta Orang, Setara Penduduk Singapura

Ilustrasi merokok.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan persentase perokok usia remaja di atas 15 tahun terus meningkat setiap tahunnya bersamaan juga dengan jumlah perokok anak.

img_title Tawuran Antar Kelompok Remaja di Cilincing Jakut Pecah! Satu Orang Tewas Akibat Luka di Kepala dan Tangan Putus

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan persentase 70,2 juta penduduk dewasa di Indonesia merupakan pengguna tembakau, dengan 68,9 juta orang di antaranya perokok aktif.

"Kenapa kita khawatir? Angkanya itu dari 2013 sampai 2023 dari angka katanya prevalensi secara persentase itu turun tetapi ternyata kalau jumlah penduduk kita terus menerus bertambah angkanya naik menjadi 5 juta. Dari 57,2 juta menjadi 63,1 juta," kata Nadia Tarmizi  dalam konferensi pers Indonesian Youth Council For Tactical Changes diikuti daring di Jakarta, Kamis, 17 Juli 2025. 

img_title Cek Kesehatan Gratis Penting untuk Deteksi Dini Penyakit, Kementerian Transmigrasi Wajibkan 800 Pegawai Ikut

Ilustrasi usia merokok minimal 18 tahun ke atas.

Photo :

Menurutnya, jumlah kenaikan perokok sebanyak 5 juta orang itu sudah sama, bahkan melebihi jumlah penduduk negara-negara kecil. Sebagai perbandingan, jumlah penduduk Singapura adalah sekitar 5,9 juta jiwa.

img_title Buntut Kasus dr Adrian Rantung, Budi Gunadi Ungkap Alasan Kasus Bullying di PPDS Kerap Terjadi

Tidak hanya itu, dia memperingatkan jumlah perokok anak dan remaja atau yang berada dalam rentang 10-18 tahun mengalami kenaikan. Dari 2 juta orang pada 2013 menjadi 5,9 juta orang pada 2023.

Perokok pemula juga semakin muda, dengan Survei Kesehatan Indonesia pada 2023 memperlihatkan 2,6 persen di usia 4-9 tahun, 44,7 persen pada 10-14 tahun dan 52,8 persen pada usia 15-19 tahun.

Secara khusus dia menyoroti masih kurangnya pengawasan dan kesadaran di tingkat paling bawah untuk memastikan anak di bawah umur agar tidak dapat membeli rokok meski sudah ada aturan yang mengatur hal itu.

"Di sisi lain kalau kita bicara, kalau mau tegas, harusnya penjual rokok tidak memberikan atau menjual rokok ke anak yang kurang dari 21 tahun," ujar Nadia. (Ant)

Enesis Group, Soffell

Cegah DBD, Enesis Group dan Soffell Geber Kampanye Promotif Asean Dengue Day 2026

Enesis Group dan Soffell menggandeng Kementerian Kesehatan menggelar program "Asean Dengue Day 2026", guna mendukung upaya promotif-preventif Pencegahan DBD di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut