Disandera Pemilik Tambang Ilegal, Tiga Wartawan Diselamatkan Anggota TNI

Pemilik galian tambang di Luwu Timur diamankan polisi
Sumber :
  • Haswadi/tvOne

Luwu Timur, VoxPop – Tiga wartawan yang tengah meliput aktivitas tambang galian C ilegal di Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, mengalami penyanderaan oleh pemilik tambang. Penyanderaan ini berlangsung hampir satu jam sebelum akhirnya ketiganya berhasil diselamatkan oleh anggota TNI.

img_title Polisi Tangkap 4 Tersangka Tambang Emas Ilegal Gunung Pongkor, Raup Rp9 Miliar Per Bulan

Mulyadi Umar, salah satu wartawan yang menjadi korban, mengungkapkan bahwa selama disandera, mereka dipaksa menghapus foto dan video yang merekam aktivitas tambang ilegal tersebut. Bahkan, Slamet, pemilik tambang, bersama anaknya berusaha merampas peralatan kerja para jurnalis.

Aktivitas galian tambang di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mangkutana, Luwu Timur

Photo :
  • Haswadi/tvOne
img_title Tambang Ilegal di Indonesia Disorot, Muncul Dugaan Mengalir ke Konflik Iran–Israel

Dalam kondisi terdesak dan merasa keselamatannya terancam, Mulyadi meminta bantuan rekannya yang anggota TNI di Kodim 1403 Palopo. “Pak Rusli dari Kodim 1403 Palopo menelepon Slamet dan meminta agar kami segera dilepaskan, barulah kami dibebaskan,” ujar Mulyadi Umar, Kamis (2/10/2025). 

Mulyadi menjelaskan bahwa dirinya bersama dua rekannya datang ke lokasi tambang setelah menerima banyak keluhan masyarakat mengenai aktivitas galian C ilegal yang diduga merusak lingkungan dan dibiarkan tanpa tindakan oleh aparat terkait.

img_title Kala Prabowo Pamer Tutup 1.000 Tambang Ilegal: Kami Tegakkan Hukum!

Kasus ini memicu kemarahan publik. Sejumlah warga menuding adanya oknum aparat kepolisian yang terlibat atau sengaja menutup mata terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut. Dugaan itu semakin kuat karena banyak tambang tanpa izin yang beroperasi bertahun-tahun tanpa penindakan tegas.

“Polisi harus bisa membantah dugaan itu dengan tindakan. Slamet ini sudah cukup lama menambang secara ilegal, tapi kenapa dibiarkan,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Muh Andi Taufik, menegaskan bahwa Slamet telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan menghadirkan para korban.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres untuk dimintai keterangan. Kami juga telah melakukan olah TKP bersama korban guna kepentingan penyelidikan,” jelas Taufik. (Haswadi/tvOne/Luwu Timur-Sulsel) 

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Munas dan Konbes NU

Prabowo Singgung Tambang Ilegal di RI: Seolah Nggak Ada Negara!

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti operasi tambang ilegal yang bebas dari pengawasan penuh. Bahkan, ada tambang yang disebut sudah berjalan 8 tahun tanpa izin.

img_title
VoxPop.co.id
23 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut