Efek Domino Skandal Kasus Robot Trading Fahrenheit, Eks Kajari Jakbar Iwan Ginting Juga Dicopot

Gedung Kejaksaan Agung
Sumber :
  • VoxPop/Foe Peace

Jakarta, VoxPop – Setelah mencopot Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat Hendri Antoro, kini giliran mantan Kajari Jakbar, Iwan Ginting, juga ikut terkena imbas penggelapan uang barang bukti dari kasus investasi bodong robot trading Fahrenheit.

img_title Pesan Hotman Paris ke Febri Diansyah Usai Jadi Pengacara Febrie Adriansyah: Selamat Berjuang Bro!

Kabar pencopotan Iwan dibenarkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Disebutkan kalau langkah itu diambil karena kasus tersebut berawal dan berkembang saat Iwan masih menjabat.

"Iya, ada (pencopotan Iwan Ginting). Perkara itu berawal sebelum Pak Hendi juga berjalan," ujar Anang dikutip Minggu, 19 Oktober 2025.

img_title Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Temuan Emas 74kg

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna

Photo :
  • Foe Peace/VoxPop

Menurut Anang, keputusan Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot dua pejabat itu tak lepas dari temuan adanya kelalaian dalam fungsi pengawasan terhadap bawahannya yang kini menjadi tersangka.

img_title 9 Cara Bicara Soal Uang yang Diam-diam Bikin Seseorang Sulit Kaya, Kamu Salah Satunya atau Bukan?

"Disitu ada kelalaian-kelalaian yang dilakukan. Yang jelas, Jaksa Agung sudah mengambil tindakan langsung terhadap mereka yang terkait dengan adanya peristiwa terjadi seperti itu. Sudah dicopot jabatannya," tuturnya.

Ia menjelaskan, seharusnya pimpinan melakukan pengawasan melekat terhadap para jaksa di bawahnya.

"Karena bagaimanapun, pengawasan melekat terhadap jaksa Azam itu kan, kenapa bisa terjadi, kan? Itu kan terkait dengan jabatannya. Ambil tindakan cepat, kita copot dulu. Karena kalau pengawasannya berjalan, tidak akan terjadi seperti itu," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, resmi dicopot dari jabatannya. Ia diduga kuat terlibat dalam penggelapan uang barang bukti dari kasus investasi bodong robot trading Fahrenheit yang sempat menghebohkan publik.

Kabar pencopotan Hendri dibenarkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Saat ini, posisinya sudah digantikan oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk langsung oleh pimpinan Kejagung.

“Kalau saat ini Plt-nya sudah ditunjuk,” ujar Anang di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025.

Kasus yang menyeret nama Hendri ini berawal dari perkara penggelapan uang barang bukti robot trading Fahrenheit yang sebelumnya menjerat mantan jaksa Azam Akhmad Akhsya. Azam telah divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 11 September lalu.

Dalam dakwaan, Azam disebut tidak bermain sendirian. Ia diduga membagikan sebagian uang hasil kejahatan kepada sejumlah jaksa lain, termasuk Hendri Antoro. Jumlahnya mencapai Rp500 juta yang disalurkan melalui PLH Kasi Pidum/Kasi Barang Bukti Kejari Jakbar, Dody Gazali. 

Bupati Rejang Lebong non aktif Muhammad Fikri Thobari usai menjalani sidang perdana di PN Tipikor Bengkulu

Bupati Rejang Lebong Nonaktif Didakwa Terima Rp2,52 Miliar dan iPhone 17 Pro Max

Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari didakwa menerima uang dari sejumlah kontraktor dan pihak lain dengan total mencapai Rp2,52 miliar.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut