Anggota DPR Minta Keluhan Motor Brebet-Mogok Massal di Jawa Timur Segera Diatasi Pemerintah

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Firnando Ganinduto.
Sumber :
  • istimewa.

Jakarta, VoxPop – Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto menyoroti keluhan motor mogok massal usai mengisi BBM jenis pertalite di wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan hingga Sidoarjo, Jawa Timur. Ia menduga hal itu terjadi karena kualitas bahan bakar yang tidak sesuai standar dan menimbulkan keresahan masyarakat. 

img_title Soroti Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM vs Mobil KKN di Mantewe, Pertamina Patra Niaga Beri Penjelasan Resmi

Firnando menambahkan bahwa insiden tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat sistem pengawasan distribusi BBM bersubsidi di seluruh daerah.

Ia menegaskan insiden tersebut menyentuh langsung kepentingan masyarakat kecil yang menggantungkan aktivitas sehari-harinya pada sepeda motor. Ia menilai lemahnya pengawasan di tingkat SPBU maupun rantai distribusi dapat menimbulkan kerugian massal dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kebijakan energi nasional. 

img_title Cara Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Muda

SPBU di Ambon Terbakar

Photo :
  • Usman Mahu/tvOne

“BBM bersubsidi seperti Pertalite adalah hak masyarakat, sehingga pemerintah dan Pertamina wajib memastikan kualitasnya terjaga sampai ke pompa terakhir,” ujar Firnando dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Oktober 2025.

img_title Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

Firnando menilai kejadian itu menunjukkan pentingnya pengawasan berlapis terhadap BBM bersubsidi, baik dari sisi logistik, penyimpanan, maupun distribusi. 

Ia mendorong Pertamina bekerja sama dengan Dirjen Migas dan BPKN untuk melakukan audit mutu di lapangan serta memastikan penegakan sanksi bagi SPBU yang terbukti lalai. 

“Kalau pengawasan longgar, masyarakat yang paling dirugikan. Negara tidak boleh abai terhadap hak konsumen yang sudah membayar dengan harga subsidi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Firnando menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI meminta Pertamina memberi atensi serius terhadap kasus ini. Ia menegaskan bahwa sorotan publik yang mengaitkan insiden ini dengan kebijakan Kementerian ESDM adalah tidak tepat, karena kebijakan tambahan etanol dalam BBM masih belum diterapkan.

“Masalah ini murni pada tataran operasional dan distribusi Pertamina. Karena itu, fokus utama harus pada penelusuran mutu dan perbaikan sistem distribusi di lapangan,” katanya.

Firnando berharap penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan berbasis data agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. 

Pengisian BBM subsidi pertalite pakai QR code

Photo :
  • Istimewa

“Kepercayaan publik terhadap BBM nasional harus dijaga. Ini momentum memperbaiki tata kelola energi bersubsidi agar lebih efisien, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.

UMKM Binaan Pertamina.

IFW 2026, Pertamina Patra Niaga Perkuat Akses Pasar UMKM Binaan

Hal itu dilakukan dengan menghadirkan 11 pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka ke pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut