Viral! Ibu Geram Datangi Rumah Diduga Pelaku Perundungan Anak

Ilustrasi perundungan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

”Orang tua kamu tadi minta maaf sama saya loh, orang tua kamu minta maaf saya maafin,” kata sang pemilik akun.

img_title Singapura Berlakukan Hukum Cambuk Siswa Laki-laki Pelaku Bullying di Sekolah

”Jadi kita damaikan gimana? Ini juga mungkin damailah di sana (Sekolah). Bukan apa-apa Syifa sana Devi bukan temen dari gede aja dari kecil. Namanya anak-anak jadi di sekolah kan ada gurunya,” kata sang nenek.

Sambil menangis dan dengan nada amarah pemilik akun tersebut terus mencecar siswi yang diduga melakukan perundungan terhadap putrinya. Dia mengaku tak terima dengan tindakan yang dilakukan siswi tersebut terhadap putrinya.

img_title Miris! 3 Bocah SD Jadi Korban Bullying Brutal 13 Senior, Dipukuli Ramai-ramai dalam Kelas

Sementara itu, siswi yang diduga melakukan perundungan itu nampak sempat menunjukkan muka kesalnya. Dia sendiri mengaku kesal lantaran tak diberi kesempatan untuk menjelaskan terkait masalah tersebut.

”Itu bukan saya,” kata siswi tersebut.

img_title Tak Bisa Dipercaya, Iran Tolak Berunding dengan AS dan Lanjutkan Perang

Dalam kolom komentar video tersebut, diungkap pemilik akun bahwa putrinya mendapat perundungan bahkan sejak SD. Dugaan perundungan ini pun baru diketahuinya setelah sang putri enggan untuk bersekolah.

”Udah dari SD sampai SMP saya baru tau saya buka wa anak aya, kaget anak saya ga mau sekolah,” tulis dia.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menjelaskan kronologi lengkap peristiwa yang sebenarnya terjadi antara kedua siswi tersebut. Pihak sekolah maupun aparat setempat belum memberikan pernyataan ataupun klarifikasi mengenai dugaan perundungan yang menjadi pemicu kemarahan orang tua itu.

Sementara itu, unggahan tersebut juga telah mendapat ribuan komentar dari pengguna media sosial. Banyak dari mereka yang memaklumi tidakan pemilik akun tersebut demi menjaga anaknya.

”Kalo urusan anak dihina, dibully seorang ibu pasti terdepan,” komentar netizen.

“Kamera getar artinya nahan emosi,” kata lainnya.

”Denger Syifa anak yatim Ya Allah langsung nangis aku bu,” kata lainnya.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin ungkap alasan kerap terjadi Bullying di PPDS

Buntut Kasus dr Adrian Rantung, Budi Gunadi Ungkap Alasan Kasus Bullying di PPDS Kerap Terjadi

dr Adrian Rantung merupakan peserta PPDS di RSUP Prof Kandou, Manado. Dokter muda ini nekat mengakhiri hidupnya yang diduga akibat perundungan atau bullying

img_title
VoxPop.co.id
9 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut