Buka Konsolidasi Nasional, Sekjen PKB Sampaikan 5 Mandat Khusus untuk Garda Bangsa

Sekjen PKB Hasanuddin Wahid membuka konsolidasi nasional DKN Garda Bangsa
Sumber :
  • Dok PKB

Jakarta, VoxPop – Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid, secara resmi membuka Konsolidasi Nasional Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Desember 2025.

img_title Bukan soal Pelit! Ini 9 Hal yang Masih Rela Dibayar Generasi 60-80an, tapi Dianggap Tak Penting oleh Gen Z

Dalam agenda yang dihadiri 36 Ketua DKW se-Indonesia tersebut, pria yang akrab disapa Cak Udin ini menekankan lima mandat utama untuk Garda Bangsa. 

Pertama, kata Cak Udin, Garda Bangsa harus mampu meregenerasi dirinya. Ia menggambarkan proses ini layaknya “diinjeksikan stem cell agar selalu muda”, yaitu dengan kemampuan membaca masa depan serta menangkap kecenderungan pikiran, gaya hidup, dan aspirasi anak muda termasuk Gen Z

img_title Tak Cuma Perbaikan Gizi, Gerbang Tani Sebut MBG Bisa Jadi Mesin Ekonomi Desa Lewat Contract Farming

“Kalau mampu melihat itu, maka kita bisa menentukan arah dan tindakan,” kata dia.

Kedua, ia menegaskan bahwa informasi adalah komoditas paling berharga bagi generasi muda. Penguasaan informasi menjadi kunci relevansi organisasi pemuda modern. 

img_title Cak Imin Ajak Parpol Ramai-ramai Dukung Prabowonomics, Lewat Revisi 108 UU

“Siapa yang menguasai informasi, dia menguasai dunia. Kita harus punya tools untuk itu. Tanpa itu, kita tidak bisa masuk ke dunia anak muda,” ucapnya.

Pesan ketiga, Garda Bangsa diminta berani mengangkat isu yang relevan di setiap daerah. Ia mencontohkan, isu strategis di Sumatera Utara tentu berbeda dengan Jawa Barat, Banten, atau Kalimantan. Organisasi harus hadir di medan isu itu agar menarik minat generasi muda.

Keempat, Garda Bangsa harus menjadi jembatan (bridging) yang membuka ruang partisipasi politik bagi anak muda.

Kelima, Garda Bangsa harus menghadirkan keteladanan kepemimpinan. Para pengurus diminta menampilkan contoh sikap, etika, dan kerja nyata yang layak diikuti generasi muda.

"Garda Bangsa harus menjadi jembatan partisipasi politik anak muda. Jika tidak aktif di politik, minat kalian akan sulit diwujudkan," tegas Cak Udin. 

Dalam kesempatan itu, Cak Udin juga mendorong pendekatan kreatif melalui e-sport atau tempat nongkrong untuk menjangkau Gen Z.

Sementara itu, Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan, menyebutkan bahwa forum yang berlangsung hingga 6 Desember ini akan merumuskan strategi organisasi untuk lima tahun ke depan, sekaligus menggelar pendidikan kader bagi para instruktur daerah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut