Gus Ipul Prihatin Bocah SD di NTT Bunuh Diri: Ini Jadi Atensi Pemerintah

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul
Sumber :
  • Biro pers sekretariat presiden

Jakarta, VoxPop Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku prihatin atas insiden seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu. 

img_title Siapa RM Napitupulu? Keponakan Hotman Paris yang Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel

Dia juga menyampaikan duka cita atas wafatnya siswa SD tersebut.

"Tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka," kata Gus Ipul kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.

img_title Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel, Pengacara Rocky Napitupulu Dipolisikan Hotman Paris Terkait Penggelapan

Gus Ipul menjelaskan, insiden tewasnya bocah SD tersebut menjadi atensi pemerintah. Dia pun mendorong adanya penguatan data masyarakat Indonesia. 

"Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, ya tentu bersama pemerintah daerah. Kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita, ya kita harapkan tidak ada yang tidak terdata," ucap dia.

img_title Pengacara RM Napitupulu Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel, Diduga Keponakan Hotman Paris

Dengan begitu, kata Gus Ipul, maka pemerintah dapat mengetahui mana kelompok masyarakat yang butuh rehabilitasi, perlindungan hingga pemberdayaan.

"Ini hal yang sangat penting, saya kira kembali kepada data, bagaimana data ini kita saksikan sebaik mungkin sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi dan memerlukan pemberdayaan. Ya, jadi itu sampai disitu dulu dan ini sungguh-sungguh menjadi perhatian dengan bentar bersama," pungkas Gus Ipul.

Dilansir dari ANTARA, bocah SD tersebut mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan sepucuk surat untuk ibundanya, inisial MGT (usia 47 tahun).

Dalam surat itu, sebagaimana telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, korban menuliskan:

“Surat buat Mama *

Mama saya pergi dulu

Mama relakan saya pergi

Jangan menangis ya Mama

Tidak perlu Mama menangis dan mencari, atau mencari saya

Selamat tinggal Mama”.

Korban tersebut diketahui tinggal bersama neneknya, karena ibundanya, yang merupakan orangtua tunggal, bekerja sebagai petani dan kerja serabutan. Ibunda korban mengurusi lima orang anak, termasuk korban yang telah meninggal dunia.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Mensos Tawarkan Anak Terduga Maling Ayam di Bali Masuk Sekolah Rakyat

Gus Ipul mengatakan keluarga KD memenuhi kriteria sebagai keluarga kurang mampu sehingga istri dan anak-anaknya berhak memperoleh bantuan dari pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut