Viral Lambang Garuda Diduga Dibuat AI untuk Hari Lahir Pancasila, BRIN Akhirnya Minta Maaf
- VoxPop/Diki Hidayat
“Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang,” lanjut pernyataan tersebut.
BRIN Perbaiki Desain Garuda
Selain menyampaikan permintaan maaf, BRIN juga langsung memperbaiki desain Garuda yang sebelumnya diunggah.
Konten yang dianggap bermasalah kemudian diganti dengan desain baru yang disebut telah sesuai dengan kaidah lambang negara.
BRIN mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus evaluasi internal atas kesalahan yang terjadi.
“Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki,” tulis BRIN.
Lembaga tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan kritik terkait unggahan tersebut.
Polemik AI Kembali Jadi Sorotan
Viralnya unggahan BRIN ini kembali memunculkan perdebatan mengenai penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam pembuatan desain visual, khususnya untuk kebutuhan resmi pemerintah.
Sebagian netizen menilai penggunaan AI tanpa pengecekan detail dapat memunculkan kesalahan mendasar, terutama ketika berkaitan dengan simbol negara dan identitas nasional.
Di sisi lain, ada pula yang menilai polemik tersebut menjadi pengingat bahwa penggunaan teknologi AI tetap membutuhkan proses verifikasi dan pengawasan manusia agar hasil akhirnya akurat dan sesuai aturan.
Kasus ini pun menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial sepanjang peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
