Daftar Panjang Kesadisan Taufik Hidayat: Siksa Mantan Istri hingga Sekap YTR

TH, Pelaku penyekapan terhadap wanita di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Instagram John LBF

Jakarta, VoxPop – Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. 

img_title Ingat Simon Santoso? Tunggal Putra Indonesia yang Pernah Rajai Bulu Tangkis Dunia Setelah Taufik Hidayat

Kepolisian menemukan indikasi bahwa mantan istri Taufik Hidayat (30) juga pernah mengalami perlakuan serupa dari pria yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut.

Temuan itu disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Berdasarkan hasil pendalaman sementara, mantan istri Taufik Hidayat diduga menjadi korban kekerasan, meski kondisi yang dialaminya tidak seberat YTR.

img_title 3 Anggota Polda Jabar yang Naik Alphard Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Disanksi Patsus

"Kami mengidentifikasi dan menemukan bahwa mantan istri pelaku ini, juga diperlakukan sama (disiksa) namun nggak separah ini (korban YTR)," kata Hendra, Selasa 23 Juni 2026.

Pernyataan tersebut menambah daftar kekerasan yang berkaitan dengan Taufik Hidayat. Sebelumnya, publik menyoroti kasus YTR, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang diduga menjadi korban penyekapan dan penyiksaan dalam waktu lama.

img_title Sopir dan 2 Penumpang Mobil Alphard yang Cekcok dengan Satpam Ternyata Anggota Polda Jabar

Sementara itu, mengenai berbagai pengakuan yang beredar di media sosial terkait kemungkinan adanya korban lain, polisi menyatakan belum menerima laporan resmi selain kasus yang telah ditangani saat ini.

Menurut Hendra, aparat masih membuka peluang bagi pihak lain yang merasa menjadi korban untuk melapor agar dapat dilakukan pendalaman lebih lanjut.

"Kalau korban lain, masih menunggu apakah ada yang mau lapor atau tidak. Cuma sejauh ini, laporan resmi baru 1 korban," kata Hendra.

Di tengah berkembangnya berbagai kesaksian di ruang publik, fokus penyidik saat ini masih tertuju pada pencarian pelaku yang belum diketahui keberadaannya.

Polda Jawa Barat memastikan proses pengejaran terus berlangsung. Untuk mempercepat penangkapan, kepolisian telah membentuk tim gabungan yang melibatkan sejumlah unsur penyidik dan personel reserse.

Meski demikian, polisi belum bersedia mengungkap strategi maupun lokasi yang menjadi fokus pencarian karena alasan teknis penyelidikan.

"Secara teknis tidak bisa kita sampaikan tapi kita sudah telusuri dan kita buru. Kita sudah bentuk tim khusus gabungan dimana semua reserse dan tim lain ada di dalamnya. Semoga segera terungkap," ujar Hendra.

Toyota Alphard terobos zebra cross di Bundaran HI

Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan Toyota Alphard yang viral usai menerobos zebra cross di kawasan Bundaran HI bukanlah milik anggota kepolisian.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut