Begini Aktivitas Lebaran di Balik Rutan Cilodong
- VoxPop.co.id/Zahrul Darmawan
VoxPop.co.id – Momentum Hari Raya Idul Fitri selalu dijadikan ajang silaturahmi bagi umat Muslim untuk berkumpul dengan keluarga tercinta. Tak terkecuali bagi mereka yang berada dibalik jeruji besi.
Kehangatan dan senyum orang terdekat pun seolah menjadi pelepas rindu di saat menjalani masa tahanan. Pemandangan ini terlihat di Rumah Tahanan (Rutan) Cilodong, Depok, Jawa Barat.
Untuk menjamin hak para terpidana, pihak rutan pun telah menyiapkan tenda dengan ukuran yang cukup besar, sekitar 40 x10 meter, yang diperuntukkan bagi mereka untuk berkumpul dengan keluarga.
Kue khas lebaran, opor serta ketupat seolah menjadi sajian utama yang dibawa sejumlah pengunjung yang datang ke rutan tersebut. Untuk menjamin keamanan selama jam besuk Lebaran, pihak rutan menyiapkan sistem keamanan secara maksimal.
Sebab, jumlah pengunjung yang hadir kali ini mengalami peningkatan hingga 200 persen dibanding hari biasanya. Kepala Rutan Cilodong, Depok, Sohibul Rachman menjelaskan, ada lima tahapan yang harus dilalui pengunjung untuk bisa bertemu dengan terpidana.
"Ada lima pos yang kita berlakukan. Pertama, memeriksa kelengkapan administrasi (identitas si pengunjung dan rombongannya). Kedua, pengecekan ulang. Ketiga, pemeriksaan barang bawaan dan administrasi (identitas). Keempat, pendaftaran, dan kelima, kembali diperiksa kelengkapan dokumennya. Ini penting untuk menghindari adanya hal yang tak diinginkan,” kata pria yang akrab disapa Rachman kepada VoxPop.co.id, Kamis 7 Juli 2016.
![]()
Berdasarkan pantauan VoxPop.co.id, di gerbang utama para pengunjung harus antre untuk masuk ke area rutan. Di sana, mereka akan diperiksa oleh sejumlah anggota TNI. Setelah memasuki halaman utama rutan, mereka akan dipersilakan menunggu di tenda pos kedua.
Di sini, pengunjung kembali harus antre untuk menjalani pemeriksaan dokumen. Memasuki pos ketiga, pengunjung dibawa ke sebuah aula. Di sini petugas gabungan TNI, Polri dan Rutan Cilodong memeriksa barang bawaan para pengunjung.
Jika dianggap barang tersebut berbahaya maka petugas akan mengamankannya. Berlanjut ke tahapan empat di mana pengunjung akan kembali diperiksa kelengkapan dokumen dan pendaftaran besuk serta tujuan untuk bertemu terpidana.
