Penganiaya Guru di Makassar Menyesal dan Mohon Maaf

Ilustrasi/Kekerasan
Sumber :
  • pixabay.com

VoxPop.co.id – Adnan Ahmad, tersangka penganiayaan guru arsitek Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Makassar, Dasrul, menyesal telah menganiaya guru tersebut. Adnan yang berusia 43 tahun itu mengaku khilaf dan berharap Dasrul dan masyarakat bisa memaafkannya.

img_title Polisi Temukan Surat Impor Airsoft Gun di Balik Temuan 996 Senjata di Sekolah Jaksel

Adnan menuturkan, tidak menyangka kedatangannya ke sekolah anaknya, MA (15 tahun) saat itu berujung penganiayaan yang membuat heboh masyarakat Tanah Air.

"Saya sangat menyesal melakukan itu, kejadiannya spontan. Padahal, saya waktu itu hanya bermaksud menemui kepala sekolah dan guru, karena anak saya menelepon, katanya dipukul gurunya," kata dia, Sabtu 13 Agustus 2016.

img_title Polisi Sebut Cuma 1 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel dan Pemiliknya Sudah Meninggal, 995 Lainnya Senapan Angin

Saat memasuki halaman sekolah dan hendak menuju ruangan kepala sekolah, tiba-tiba dia berpapasan dengan Dasrul. Ia langsung saja menanyakan terkait pemukulan anaknya itu. "Tiba-tiba emosi saya tidak tertahan dan refleks memukulnya, itu mungkin karena emosi," jelasnya.

Dengan kejadian ini, ia hanya pasrah dan siap menghadapi proses hukum. Namun, Adnan tetap berharap mendapat keadilan.

img_title Polisi Usut Pemilik Ganja, Sabu hingga CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel Tempat 995 Senapan Angin Ditemukan

"Saya menyesal, tetapi semuanya sudah terjadi. Tetapi, saya tetap berharap keadilan, apalagi anak saya jadi korban," tuturnya.

Sebelumnya, Adnan melaporkan balik Dasrul, karena anaknya sempat dipukul oleh Dasrul di kelas sebelum diminta keluar ruangan.

Kepala Kepolisian Sektor Tamalate Makassar Komisaris Azis Yunus mengatakan, jajarannya tetap memproses laporan tersebut.

"Kita tetap proses dan menunggu bukti berupa hasil visum dan meminta keterangan saksi," katanya, Jumat 12 Agustus 2016. (asp)

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah)

Eks Ketua Yayasan Dipanggil, Polisi Telusuri Asal-usul 996 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel

Polda Metro Jaya terus mengusut kasus temuan ratusan senjata di gudang sebuah sekolah swasta yang berada di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Jaksel).

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut