Merasa Dikencingi, Anggota DPRD Pukuli Empat Warga

Ilustras.
Sumber :
  • Foto: Istimewa

VoxPop.co.id – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kotamadya Manokwari, Papua Barat, diduga menganiaya empat warga yang menjadi tetangganya. Dia marah kepada mereka lantaran merasa tempat tinggalnya telah dikencingi.

img_title Anggota DPRD Diduga Intimidasi dr Icha Segera Ditertibkan

Penganiayaan terjadi pada Kamis pagi sekira pukul 06.00 waktu setempat di sebuah kompleks rumah kost di Jalan Essau Sesa, Manokwari.

Seorang korban, Endang, mengaku saat itu tiba-tiba anggota DPRD berinisial OI asal Fraksi Partai Amanat nasional (PAN) masuk ke rumah kost mereka, yang berada di lantai dua.

img_title Permintaan Maaf Anggota DPRD Jember Usai Kepergok Main Game dan Merokok saat Rapat

"Dia menuduh kami mengencingi terasnya karena ada air menetes dari tempat kami. Kami yang tertidur pun dipukuli dan diinjak-injak. Total ada empat orang korban," kata Endang di kepolisian setempat.

Atas laporan itu, kepolisian pun “menjemput” anggota DPRD tersebut. Namun, kembali terjadi keributan, lantaran OI menolak digelandang ke kantor polisi dengan mobil patroli Polsek setempat.

img_title Usai Kepergok Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf

Ia berdalih, sebagai pejabat negara, tidak pantas naik mobil patroli. Polisi, yang enggan memperpanjang masalah, akhirnya membawa OI dengan meminjam mobil tetangganya.

"Pelaku kesal ada tetesan air jatuh ke bawah. Ia menduga itu tetesan air kencing," kata Kapolsek Kota Manokwari, Kompol Suroto.

Baik korban maupun pelaku, hingga berita ini ditulis, masih diperiksa di Polsek Manokwari.

Takdir Ondel / Manokwari

(ren)

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Puan Desak Anggota DPRD Diduga Intimidasi dr Icha Kena Sanksi Tegas!

Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara soal kasus dugaan intimidasi yang diduga dilakukan tiga anggota DPRD terhadap dr Icha di Timor Tengah Utara (TTU) hingga meninggal.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut