Viral Video Lama SBY Peringatkan Jokowi: Jangan Alergi Cepat Marah
- Dok. Partai Demokrat
"Bawa ajalah ke suasana kekeluargaan, meskipun hukum ditegakkan kalau sudah kelewat batas. Kalau sudah fitnah ya harus kita gunakan. Saya juga begitu dulu, dikritik seribu kali, dihujat ribuan kali saya masih sabar. Tapi kalau fitnah, saya bawa ke ranah hukum," ucapnya.
Sedangkan mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku dahulu mengkritik pemerintahan SBY lebih keras daripada pemerintahan Jokowi. Bahkan Menko Polhukam, Panglima TNI, KSAD, KSAU dan KSAL secara resmi mengancamnya melalui konferensi pers bersama.
"Sekab pak Dipo Alam dan Staf Khusus Andi Arif sama. Tapi hebatnya pak Presiden SBY menghormati demokrasi," kata Pigai lewat Twitter.
Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon saat dikonfirmasi VoxPop, mengatakan bahwa video SBY yang beredar di media sosial tentang pandangannya terhadap Pemerintahan Jokowi itu merupakan video lama. Menurut dia, video tersebut bisa dilihat langsung dari akun YouTube SBY sendiri.
Baca juga: Gerindra: Negara Tidak Mungkin Terus-menerus Biayai Rakyatnya
