Anggota Fraksi Golkar: Potong Kepala Ikan Busuk Itu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop Politik - Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar, Rudy Mas'ud, mengecam perbuatan eks Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo yang telah melakukan pembunuhan berencana terhadap salah satu ajudannya sendiri, yaitu Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

img_title Harapan Besar Putri Candrawathi di Balik Jeruji untuk Tribrata yang Jadi Perwira Polisi: Lanjutkan Cita-cita Papa Mas

Jadi Sorotan Publik

Dalam rapat Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya, politikus Golkar itu mengatakan kasus yang menjadi sorotan publik ini harus diberantas dari atas atau kepalanya yang menjadi penyebab pembunuhan terjadi.

img_title Sadis! Kepala Pelajar Ini Kena Bacok di Palmerah, Pelaku Diduga Anak Sekolah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"Saya mengapresiasi langkah Kapolri, dalam hal ini harus potong kepala ikan busuk itu, tapi juga pemberantasan harus wajib dilaksanakan, bukan hanya potong kepala, tapi ekor harus ditebas, badan juga harus dibakar," kata Rudy dalam Rapat Komisi III DPR, Rabu, 24 Agustus 2022.

img_title Akun Putri Candrawathi Kenang Tribrata Sambo Kecil Pakai Seragam Polisi, Kini Sudah Jadi Perwira

Baca juga: Taufik Basari Sebut Anggota Polri Tak Punya Jiwa Kesatria

Pelanggaran Berat

Rudy beranggapan bahwa peristiwa kematian Brigadir J tersebut merupakan pelanggaran berat yang terjadi dalam institusi Polri. Terlebih, yang menjadi otak atau dalangnya adalah Propam Polri yang menjadi polisinya polisi.

"Peristiwa tersebut terjadi di rumah Propam Polri, yang notabenenya polisinya polisi. Harus diusut tuntas terutama terjadinya kerusakan di TKP, hilangnya barang bukti," ujar Rudy.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"Karena dalam peristiwa ini seolah-olah terjadi pembiaran. Karena sengaja dirusak, repotnya segerombalan. Sekelompok polisi propam yang tak punya kewenangan terseret. Ini bukan hanya melanggar prosedur, tapi mengkhianati sumpah jabatan," lanjutnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Singgung Soal Kerajaan Sambo

Dalam rapat itu, Rudy juga menyinggung soal adanya jaringan atau kerajaan Sambo dalam internal Polri. Rudy berharap agar tak ada lagi rumor yang timbul ke permukaan publik terkait geng dalam institusi Polri.

"Saya menginginkan bahwa Polri adalah satu di dalam internal kepolisian ini. Saya berharap tidak ada polisi yang melacurkan diri terutama pada penjahat. Apapun bentuknya yang harus dilakukan berkaitan dengan jaringan 303, mau benar atau salah mesti harus memberikan jawaban itu," kata Rudy.

Lanjut Rudy, jika jaringan konsorsium 303 itu benar adanya dalam tubuh Polri, hal tersebut harus dibersihkan secara tuntas. Segala bentuk kejahatan, kata Rudy, harus ditindak tegas tanpa pandang bulu dan mengusut segala tindakan yang melanggar hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut