Prananda Surya Paloh Gelorakan Spirit Meritokrasi, NasDem Dinilai Bisa Tarik Simpati Pemilih Muda

Ketua Bappilu Partai Nasdem, Prananda Surya Paloh
Sumber :
  • VoxPop/Ilham

Yogyakarta, VoxPop – Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, mengapresiasi pidato Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh

img_title Surya Paloh Titip Pesan Khusus ke Kader Muda NasDem: Jadilah Mata dan Telinga Partai

Dalam pidato penutupan Rapimnas Garda Pemuda NasDem di Yogyakarta, Selasa 20 Mei lalu  Prananda Surya Paloh menekankan pentingnya spirit meritokrasi. Ketua Bappilu DPP NasDem itu mengatakan bahwa siapa yang lebih unggul, itulah yang diutamakan. 

“Apa yang disampaikan Prananda Paloh dalam pidato penutupan Rapimnas Garda Pemuda NasDem di Yogyakarta itu langkah positif,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, Rabu 21 Mei 2025.

img_title NasDem Target Masuk 3 Besar Pemilu 2029, Saan Mustopa Kirim Pesan Tegas ke Kader Muda

Ali Rif’an mengatakan bahwa apa yang disampaikan Prananda Surya Paloh makin meneguhkan bahwa NasDem merupakan partai modern, karena menekankan aspek meritokrasi dalam konteks rekrutmen dan kaderisasi.

img_title Prananda Surya Paloh Dorong Anak Muda Berkontribusi, Tak Harus Lewat Jalur Politik

“Ya tentu NasDem makin meneguhkan sebagai partai modern, karena aspek meritokrasi lebih ditonjolkan, bukan soal dinastinya. Sehingga dengan pola meritokrasi, roda organisasi akan berjalan dengan baik karena semua kader punya kesempatan yang sama,” tambah dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Lebih lanjut, Ali Rif’an juga mengungkapkan bahwa semangat meritokrasi akan membuat Partai NasDem disukai para pemilih muda. Hal ini penting mengingat secara demografi, pemilih muda di Indonesia jumlahnya mayoritas.

“Spirit meritokrasi yang digelorakan Partai NasDem dapat menarik simpati pemilih muda yang jumlahnya mayoritas di Indonesia saat ini,” tutur Ali Rif’an.

Ilustrasi intelijen.

Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

Komunitas Intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa China telah memperoleh data 220 juta pemilih Amerika buat pemilu melalui berbagai cara. Menurut laporan.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut