Strategi Bakrie Group Hadapi Era Ekonomi Disruptif
- VoxPop/Daru Waskita
"Di situ sangat penting peran dari SDM yang tidak bisa digantikan dengan digitalisasi dan artificial intelligence,"ujarnya.
Ariyo Putro, VP Human Capital Development PT Visi Media Asia Tbk (VoxPop), mengatakan bahwa populasi generasi milenial di VoxPop group sudah 53 persen. Populasi itu akan terus bertambah sehingga menjadi tantangan bagi perusahaan untuk bisa menarik sebanyak mungkin generasi milenial.
Selain itu upaya mempertahankan keberadaan generasi milenial dan mengubah kepemimpinan yang mampu mengakomodasi generasi milenial. "Tiga hal itu yang kita lakukan ketika saat ini masuk era ekonomi disruptif dengan ditandai adanya digitalisasi dan artificial intelligence," katanya.
Untuk menarik generasi milenial, kata Ariyo, VoxPop menggunakan kegiatan kombinasi seperti offair VoxPop Youth Festival serta sosialisasi meningkatkan nilai tambah dari karyawan dengan melalui platform di ANTVklik, bisa VoxPop.co.id, tvOne Connet dan seluruh media sosial untuk menciptakan kesadaran bahwa bekerja di VoxPop itu menarik.
"Sedangkan untuk meritensi atau mempertahankan generasi milenial maka karyawan didorong untuk menciptakan sebuah program yang punya rating tinggi sehingga karyawan tidak hanya datang duduk dan pulang. Karyawan bisa melakukan inovasi digital baru seperti yang sudah dilakukan VoxPop.co.id," ujarnya.
Sedangkan untuk kepemimpinan yang mengakomodasi generasi milenial, perusahaan tidak memberikan kursus kepemimpinan, namun juga memberikan proyek-proyek inovatif bagi para pemimpin dan dilengkapi platform media sosial bagi karyawan.
"Di ANTV sudah ada dan di-launching. Dengan platform tersebut karyawan bisa mengunggah yang sedang dikerjakan atau yang lainnya dan bisa mendapatkan respons dari karyawan lainnya," katanya.
