Hari Minggu Operasionalnya Diresmikan, Angka Tarif MRT Tak Kunjung Ada

MRT Jakarta.
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop – MRT Jakarta rencananya bakal diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu, 24 Maret 2019. Namun hingga saat ini, belum diputuskan tarif MRT yang akan diberlakukan kepada warga. 

img_title Pramono Siapkan Tarif Transportasi Terintegrasi Jakarta, Satu Tiket untuk Berbagai Moda Segera Dihitung

Menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono, pihaknya memiliki kajian terkait tarif MRT. Dua hal yang menjadi pertimbangan adalah willingness to pay dan willingness to save

"Artinya orang bukan hanya mau bayar tapi juga orang mau pindah (dari kendaraan pribadi ke transportasi umum). Jangan nanti tarif mahal orang enggak mau pindah. Angka psikologisnya enggak boleh lebih dari Rp10 ribu kalau dari BPTJ," ujar Bambang usai diskusi di Jakarta, Kamis 21 Maret 2019.

img_title Pramono Putuskan Patung Jenderal Sudirman Tak Dipindah, Jembatan Cincin Donat Tetap Dibangun

Terkait berat atau tidaknya pemerintah daerah dalam menyubsidi, menurutnya hal itu adalah kewajiban. Melalui pemberian subsidi ini imbuh dia akan menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. 

"Kan pemerintah harus hadir. Pemerintah buat rakyat kok, enggak ada istilah besar. Kan Pemprov DKI banyak duitnya masalah subsidi masa jadi masalah," kata dia. 

img_title Besok Jangan Kaget! MRT Jakarta Mulai Beroperasi Pukul 04.00 WIB, Pelari JAKIM 2026 Bisa Naik Gratis

Di tempat yang sama, pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, tarif MRT Jakarta jika menghitung perawatan, operasional dan untung diperkirakan sebesar Rp32 ribu sekali jalan. Namun tentunya tidak semua warga DKI bakal sanggup membayar tarif tersebut. 

"Ability sama willingness to pay rakyat Jakarta itu Rp10 ribu, lalu kurang dong. Ya ditambahin subsidi. Ya berapa, silakan bahas. Kalau maunya Rp5 ribu ya boleh tapi subsidinya kan jadi Rp25 ribu lebih silakan," ujar dia. 

Hingga saat ini, tarif MRT masih dalam pembahasan oleh DPRD DKI Jakarta. Menurut Agus Pambagio, pemberian subsidi oleh pemda bukan berarti akan membebani pemda karena ada strategi lain untuk menambah pendapatan. 

"Kan dari hasil subsidi itu banyak pendapatan lain. Contohnya (Perum) PPD kan masuk ke subsidi. Nah dia bisa create lagi pendapatan pendapatan lain, bus wisata, nah ini (MRT) sama. Jadi subsidi itu akan create pendapatan lain kalau tidak dikorupsi," kata dia.

MRT Jakarta

Asyik Banget, Naik MRT Jakarta Kini Bisa Langsung Pakai Kartu Kredit!

MRT Jakarta resmi menerapkan pembayaran EMV Contactless. Penumpang sekarang ini bisa tap in dan tap out langsung memakai kartu kredit Visa dan Mastercard.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut