Indikator Ini Bisa Jadi Penilaian Kinerja Menteri Memuaskan atau Tidak

Jokowi dan Menteri di Kabinet Indonesia Maju
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VoxPop – Presiden Joko Widodo sempat mengungkapkan kemarahannya di depan para menteri-menterinya karena merasa tak puas dengan kinerja para bawahannya tersebut. Tak heran, kini, kinerja Kementrian di republik Indonesia sedang jadi sorotan. 

img_title Bebaskan Pajak 3 Tahun untuk Proses Konsolidasi BUMN, Purbaya: Biar Prosesnya Smooth!

Tak terkecuali, Kinerja Kementrian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN juga terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Terutama saat BUMN dipimpin oleh Erick Thohir. 

Mengenai hal ini, Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio memandang kinerja Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan gebrakan dengan kebijakan restrukturisasi dan menempatkan sosok di perusahaan plat merah yang memiliki kapabilitas, profesionalitas, dan mendukung bisnis di masa depan, dinilai sudah tepat. 

img_title Gianni Infantino Didesak Mundur sebagai Presiden FIFA, PSSI dan Erick Thohir Resmi Nyatakan Dukungan

Menurut Hendri, indikator keberhasilan seorang menteri bisa dilihat oleh dua faktor. Jika keduanya dimiliki oleh seorang menteri, bisa dikatakan telah berhasil menjalankan kinerjanya dengan baik. “Indikator pertama, paling tepat bagi Menteri itu adalah kepuasan Presiden, jadi kalau Presiden kemudian tidak masalah, kemudian Presiden senang itu berarti apa yang dilakukan Erick Thohir itu memang bagus dan tepat,” ujar Hendri, Selasa, 30 Juni 2020. 

Selanjutnya, Indikator kedua adalah dilihat dari kinerjanya, apakah ada hasil yang sudah dikerjakan dan terasa manfaatnya atau tidak. 

img_title Terpopuler: Justin Hubner Sindir Vietnam, Timnas Indonesia Lolos Semifinal PIala AFF 2026, Begini Kata Shin Tae-yong

“Jadi dua indikotor saja, pertama adalah indikator kepuasan Presiden yaitu presidenya tidak komplain, berarti baik-baik saja, kemudian indikator yang kedua kinerjanya, kalau kinerjanya bagus baik berarti memang langkah yang ditempuh si Menteri baik,” imbuhnya.

Terkait dengan kedua indikator tersebut, Hendri berpendapat bahwa Kementerian BUMN memiliki kinerja yang semakin membaik sejak dipimpin Erick Thohir. Hal itu bisa dilihat dari hasil kerja keras Erick dalam mendorong perusahaan BUMN ke arah yang lebih baik. 

“Kalau Erick Thohir menurut saya sih bagus, kenapa karena contohnya Krakatau steel misalnya jadi untung setelah lama banget rugi, jadi artinya ada kinerja-kinerja BUMN yang membaik pasca di pimpin Erick Thohir,” ungkapnya

Hendri juga menyinggung soal adanya gangguan dan serangan yang dialamatkan oleh berbagai pihak yang tidak senang atas kebijakan Erick Thohir. Ia menganggap hal tersebut sebagai persoalan yang wajar mengingat kinerja Erick sudah terlihat jelas, sehingga mendapat sorotan masyarakat luas dan secara otomatis mengundang gangguan-gangguan bagi yang tidak suka. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut