Maspion Group Tak PHK Satu pun Karyawan walau Dihantam COVID-19

Presiden Direktur Maspion Group Alim Markus menyerahkan bantuan masker kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran di Surabaya pada Senin, 10 Agustus 2020.
Sumber :
  • VoxPop/Nur Faishal

VoxPop – Hantaman pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) tak membuat Maspion Group kelimpungan. Perusahaan milik Alim Markus itu berhasil melewati keterpurukan ekonomi karena COVID-19 dan beroperasi secara baik.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan perumahan karyawan juga tak dilakukan, seperti jamak perusahaan lain lakukan selama pandemi.

“Syukur Alhamdulillah, kami tidak ada PHK (karyawan) di Maspion dan juga tidak ada yang istirahat dirumahkan. THR mereka (karyawan) juga terima tepat pada waktunya,” kata Alim usai menyerahkan bantuan seratus ribu masker ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Senin, 10 Agustus 2020.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Ia menjelaskan, total jumlah karyawan Maspion Group saat ini kurang lebih 25 ribu orang. Sejak pandemi hingga sekarang, tak ada satu pun karyawan yang di-PHK maupun dirumahkan. Lantas apa kiatnya?

“Saya sendiri juga masih kerja. Itu office juga buka terus. Memang harus rajin, tekun, juga harus cost down (memangkas biaya),” tandas Alim.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Baca: Jeritan Tempat Hiburan Malam, Masih Dilarang Buka karena Corona

Pengusaha yang terkenal dengan slogan ‘Cintailah Produk-produk Indonesia’ itu mengakui bahwa sektor industri amat terpukul dengan adanya pandemi COVID-19. Apalagi setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di banyak daerah. “Memang, (industri) yang sangat terpukul itu airline, kapal terbang, kereta api, pariwisata, dan hotel,” ujar Alim.

Di Polda Jatim, Alim menyerahkan bantuan seratus ribu lembar kain masker senilai Rp150 juta. Bantuan diterima langsung Kepala Polda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran di Gedung Tribrata. “Supaya menunjukkan 17 Agustus di hari kemerdekaan yang ke-75, karena ada COVID-19, semuanya pakai (masker) merah putih,” ujarnya. (art)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut