Menteri Baru Pusing Atur Anggaran, Rizal Ramli: Tangung Jawab Menkeu

Rizal Ramli
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VoxPop – Ekonom Senior, Rizal Ramli mengkritisi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal para menteri baru yang pusing atur anggaran karena pandemi COVID-19.

img_title TGB soal Pejabat Kurban Pakai APBN: Syariatnya Harus dari Harta Pribadi

Mantan Menteri Keuangan era Presiden Abdurahman Wahid tersebut menganggap, penyataan itu menunjukkan jati Menkeu Sri yang merasa paling bisa dibanding orang lain.

"Kemungkinan satu, memang Sri sok jago, yang lain enggak mengerti apa-apa kecuali dia," kata dia dalam webinar, dikutip Sabtu, 22 Agustus 2020.

img_title Puan Warning ke Pemerintah: RAPBN 2026 Harus untuk Rakyat

Baca juga: Erdogan Umumkan Temuan Sumber Gas Terbesar Sepanjang Sejarah

Padahal, kata Rizal, sebagai menteri senior, seharusnya Sri tidak menyampaikan hal tersebut di depan publik. Sebab, menurut Rizal, itu tugas Sri untuk membimbing menteri baru.

img_title Luhut Sebut Anggaran Bansos dari Rp 500 Triliun Cuma Separuh yang Tepat Sasaran!

Apalagi, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah kecepatan negara untuk membelanjakan anggarannya. Belanja itu bisa kembali mendorong gerak ekonomi bangsa dari dampak Virus Corona.

"Dia seharusnya ambil tanggung jawab, dia menteri keuangan, dia menjelaskan ke menteri lain yang enggak tau prosedur birokrasi ini kan sudah enam bulan," ucapnya.

Sebelumnya, Sri mengatakan hal tersebut dalam webinar bertajuk Reimagining The Future of Indonesia's Economy. Pernyataan tersebut dia singgung saat membahas proses pencairan anggaran untuk penanganan COVID-19.

"Beberapa menteri benar-benar baru menjabat. Saya selalu berpikir seandainya semua menteri seperti saya. Berharap mereka sudah tahu tentang birokrasi, kebijakan, dokumen anggaran. Tapi tidak, beberapa dari mereka benar-benar baru," ungkap Sri.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Munas dan Konbes NU

Terkuak! Prabowo Beberkan Alasan Gaji Guru Susah Naik

Presiden RI Prabowo Subianto buka suara soal gaji guru hingga pegawai negeri susah naik. Salah satu penyebabnya, kata Prabowo, karena ada kebocoran anggaran.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut