BNI Lakukan RUPSLB Siang Ini, Ada Apa?

Gedung / Grha BNI 46
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VoxPop – PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI hari ini, Rabu, 2 September 2020 kembali mengagendakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB. Salah satu agenda inti dari RUPSLB tersebut adalah perubahan pengurus atau susunan direksi.

img_title Bos BCA Buka-bukaan Dampak Tarif Trump ke Perbankan RI

Baca Juga: DPK Tumbuh 11 Persen, Aset BNI Rp880,1 Triliun pada Semester I-2020

Informasi yang diterima VoxPop, penyusunan pengurus ini dilakukan usai Anggoro E. Cahyo tidak lulus fit and proper test yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga BNI harus melakukan RUPSLB. Hal itu mengingat bank pelat merah ini adalah BUMN cluster I yang maksimal jumlah direksinya 11 anggota.

img_title Investasi Digital Makin Populer, BNI Targetkan Investor Milenial

Pengubahan pengurus BNI ini cukup menjadi perhatian, sebab selain di tengah kondisi COVID-19, kondisi perbankan juga memasuki situasi yang berat sehingga potensi kredit macet bisa menjadi ancaman, usai adanya kebijakan restrukturisasi di perseroan. 

Sementara itu, langkah RUPSLB kali ini juga menjadi pertanyaan, karena BNI pada Semester I-2020 dalam kondisi yang masih tetap tumbuh. Di mana BNI mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 4,4 persen menjadi Rp880,12 triliun.

img_title BNI Gelar Konser Musik Spektakuler di Acara MotoGP Mandalika

Hal itu didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar 5 persen menjadi Rp576,78 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga tumbuh sebesar 11,3 persen (yoy) menjadi Rp662,38 triliun. Bahkan, rasio dana murah BNI membesar.

Baca Juga: BNI Catat Pertumbuhan Kredit 5 Persen pada Semester I-2020

Selain itu, RUPSLB kali ini juga tidak wajar karena merombak direksi yang baru bekerja sekitar tujuh bulan. Sehingga, isu dari kocok ulang direksi ini membuat Bank Himbara menjadi pertanyaan pasar.

Sedangkan berdasarkan informasi yang beredar bahwa kocok ulang direksi BNI akan diisi oleh pimpinan dari Bank Mandiri. Spekulasi yang berkembang, BNI bakal dikomandoi oleh Royke Tumilaar yang sebelumnya menjabat Dirut Bank Mandiri.

Jika kondisi tersebut terjadi maka seluruh Bank Himbara akan dikomandoi para pejabat dari Bank Mandiri dan ini yang menjadi polemik di antara bank pelat merah saat ini.
 

Ilustrasi Media Sosial

Media Sosial Jadi Pedang Bermata Dua bagi Perbankan, Begini Panduan Terbaru OJK

OJK menilai media sosial jadi peluang sekaligus risiko bagi perbankan. Simak panduan terbaru guna kelola komunikasi digital agar aman, transparan dan tetap jaga kepercaan

img_title
VoxPop.co.id
7 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut