Dewan Moneter Dibangkitkan, Ekonomi RI Terancam Kembali Primitif
- VivaNews/ Nur Farida
Head of Research Data Indonesia, Herry Gunawan mengungkapkan hal senada. dia menilai itu bisa merusak independensi BI selaku bank sentral.
Menurutnya, apabila BI di bawah menkeu nanti akan berujung pada intervensi DPR. Padahal saat ini BI memiliki independensi tanpa intervensi dari pemerintah ataupun DPR.
"Dalam praktik internasional sudah teruji independensi BI adalah yang terbaik. Kekuasaan harus dibagi seperti prinsip trias politica. Namun sekarang pemerintah mulai berlebihan," kata Herry.
Sementara itu ekonom senior Indef Enny Sri Hartati juga mengatakan, revisi RUU BI dibutuhkan untuk hal-hal selain merusak independensi BI. Salah satunya adalah mandatori peran BI untuk menciptakan lapangan kerja, seperti yang diperankan oleh The Fed di Amerika Serikat.
"Revisi UU BI dibutuhkan untuk fungsinya seperti akuntabilitas atau integritas. Tapi bukan mengamputasi independensi BI. Kita harus menambah peran BI untuk menciptakan lapangan kerja sehingga kebijakannya lebih kuat di sektor riil," singkatnya.
