Medco Energi Optimistis Bisnis Migas Rebound pada 2021
- Company Profile Medco Energi 2010
Tetap Gencar Ekspansi
Medco mengaku akan tetap gencar melakukan ekspansi ke depannya. Sebab, Hilmi menjelaskan bahwa akuisisi, menambah cadangan migas adalah hal yang harus dalam industri migas.
Dalam bisnis migas, ada dua cara menambah cadangan, pertama adalah melalui eksplorasi dan kedua adalah akuisisi.
"Kalau harga minyak rendah, ada barang bagus, kita akuisisi. Dua-duanya kita laksanakan (eksplorasi dan akuisisi)," kata dia.
Untuk tahun 2020, dia mengungkapkan telah mengurangi belanja modal hampir separuh dari awalnya yang 340 juta dolar AS. Ke depan, rencana eksplorasi akan disesuaikan dengan harga minyak dunia.
"Kalau sampai (harga minyak) 60 dolar per barel itu eksplorasi (Medco) akan lebih galak lagi," kata Hilmi.
Dihubungi terpisah, Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai investasi migas khususnya sektor hulu memang diprediksi akan kembali bergerak tahun 2021 dengan asumsi bahwa pandemi COVID-19 berakhir.
"Investasi di sektor hulu akan kembali bergerak dan tetap optimis investasi di hulu migas semakin meningkat," kata Fahmy kepada VoxPop.
Alasannya, lanjut dia, Return on investment (ROI) Migas memang bersifat lebih jangka panjang, sedangkan fluktuasi harga minyak dunia yang rendah hanya jangka pendek.
"Sehingga investor akan tetap melakukan investasi, meski 2021 harga minyak dunia masih tertekan. Tapi (tetap) ada ekspektasi investor terhadap kenaikan harga minyak dunia," ucap dia. (ren)
