ADB Sebut Pandemi COVID-19 Masih Bayangi Ekonomi Global pada 2021

Ilustrasi pemakaian masker cegah virus corona/COVID-19.
Sumber :
  • Freepik

VoxPop – Vice President Asian Development Bank (ADB), Bambang Susantono, memprediksi bahwa tahun depan pandemi COVID-19 masih akan menjadi bayang-bayang bagi perekonomian dunia.

img_title Rupiah Makin Melemah ke Rp 18.104 Meski Pasar Respons Positif Proyeksi IMF & ADB soal Pertumbuhan Ekonomi RI 2026

Meskipun sejumlah upaya penanganan pandemi COVID-19 tengah dilakukan secara global, diyakini proses pemulihannya membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Karena (aspek) pemulihan juga tidak akan berlangsung secara cepat, sehingga tahun depan masih akan mengalami (dampak pandemi COVID-19) seperti yang dialami tahun ini," kata Bambang dalam telekonferensi, Senin 28 Desember 2020.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Bambang menjelaskan, meskipun program vaksinasi COVID-19 sudah digembar-gemborkan oleh pemerintah sejak saat ini, hal itu tak serta merta membuat berbagai aspek perekonomian yang sebelumnya terdampak pandemi COVID-19 langsung pulih.

Baca juga: Viral, Kalender 2021 Wajah Harun Masiku

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Sebab, proses vaksinasi pun nyatanya membutuhkan sedemikian banyak waktu, sampai seluruh populasi di satu negara bisa tervaksinasi.

Sehingga, kabar mengenai kedatangan vaksin Sinovac BioTech asal China ke Tanah Air beberapa waktu lalu, baru merupakan langkah awal dari rangkaian program vaksinasi tersebut.

"Vaksin dan vaksinasi adalah dua hal yang berbeda. Ketersediaan vaksin tidak otomatis kita bisa melakukan vaksinasi. Vaksinasi pun tidak serta merta memiliki herd immunity," ujar Bambang.

Terlebih, dunia baru-baru ini juga tengah dikejutkan oleh adanya kabar soal mutasi COVID-19 terbaru. Hal itu tentunya juga akan berkaitan dengan efektivitas dan keampuhan dari beragam jenis vaksin, milik bermacam-macam produsen yang telah ada saat ini.

"Kita juga belum tahu bagaimana riset dari mutasi baru COVID-19 itu, dan sejauh mana vaksin mampu menanggulanginya," ujarnya.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut