Erick Thohir Ungkap Kriteria Kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah

Menteri BUMN Erick Thohir
Sumber :
  • Kementerian BUMN

VoxPop – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, yang juga telah terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), mulai melakukan utak-atik jajaran pengurus di bawah kepemimpinannya.

img_title Erick Thohir Bocorkan Persija akan Gelar Uji Coba Lawan Brisbane Roar di JIS

Erick terpilih sebagai Ketua Umum MES dalam Musyawarah Nasional yang berlangsung dua pekan lalu, 23 Januari 2021. Saat ini, dia tengah melakukan konsultasi dengan tim formatur.

Selain itu,Erick juga melakukan konsolidasi intens dengan beberapa pihak untuk merumuskan struktur pengurus pusat MES yang akan berperan dalam merealisasikan program kerja pada periode yang akan datang.

img_title Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bakal Dipecat? Ini Kata Erick Thohir

Lewat koordinasi dan konsolidasi tersebut MES, dikatakannya merampungkan kepengurusan organisasi yang akan diisi oleh orang-orang dengan beragam latar belakang yang kompeten. 

Pengurus MES juga dipastikannya memiliki pengalaman, potensi serta komitmen kuat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah. Selain itu, MES dipastikan akan lebih inklusif dan lebih dinamis.

img_title Nasib John Herdman di Ujung Tanduk, PSSI Evaluasi Total Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026

Erick mengatakan, kepengurusan di bawah kepemimpinannya akan fokus pada pengembangan sektor riil. MES juga akan berjuang dalam pengembangan ekonomi keumatan.

"Dengan struktur kepengurusan yang diisi para profesional dengan berbagai latar belakang yang beragam, sehingga ini akan menjadikan gerak langkah MES lebih adaptif, luwes dan kuat," katanya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 31 Januari 2021.

Rancangan Badan Pengurus Harian MES yang akan membantu Erick sebagai Ketua Umum terdiri dari tiga Wakil Ketua Umum, seorang Sekretaris Jenderal, bendahara Umum, tujuh Ketua, tujuh sekretaris, tujuh bendahara, dan empat koordinator wilayah.

Sedangkan dalam jajaran komite akan ada perampingan, dari sebelumnya 25 komite hanya menjadi 20 komite. Sementara itu, di jajaran dewan, Erick membuat struktur yang cukup berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Dewan Pembina dan Dewan Pakar yang sudah ada dalam periode sebelumnya, akan diperkuat dengan Dewan Penggerak dan Dewan Penyantun, yang juga akan diisi para tokoh yang memiliki kepedulian, semangat juang dan komitmen di ekonomi Syariah.

"Ini bukan bermakna akomodatif saja namun lebih dari itu, kita melihat banyak tokoh yang tergerak dan ingin ikut kontribusi dan mengawal pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia, dan itu harus kita apresiasi di kepengurusan ini," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut