Rel Daerah Semarang Masih Tergenang Air, KAI Pakai Lokomotif Khusus

Rel kereta di Semarang terendam banjir.
Sumber :
  • Teguh Sutrisno/VoxPop.

VoxPop – Banjir yang menggenangi Stasiun Semarang Tawang hari ini sudah surut. PT  KAI Daop 4, Semarang, Jawa Tengah, mulai melakukan upaya menjalankan kereta dengan lokomotif khusus.

img_title Hujan Deras Jadi Penyebab Banjir di Kota Padang, Tim SAR Imbau Warga Waspada Bencana

Penggunaan lokomotif pinjaman dari Ditjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan tersebut dilakukan, karena masih ada lintasan rel yang terendam di jalur antara Stasiun Tawang dengan Stasiun Alastua.

Jalur Alastua merupakan salah satu bagian dari jalur lintas timur dari Semarang hingga Surabaya. Jalur ini tak bisa dilewati sejak hari Sabtu hingga Senin. Perjalanan kereta api pun dialihkan melalui jalur selatan.

img_title Tim SAR Turun Gunung Bantu Evakuasi Pelajar hingga Guru Terjebak Banjir di Padang

Baca juga: Viral Rupiah Redenominasi Bergambar Jokowi, BI Tegaskan Hal Ini

Kepala Stasiun Semarang Tawang, Ganjar Mairizal mengatakan, upaya saat ini sedang dilakukan agar kereta bisa lewat. Namun, meski stasiun sudah tidak tergenang, lintasan rel yang terendam di beberapa titik. Sehingga ada dua skenario yang akan diterapkan.

img_title Sungai Batang Kumayo dan Batang Rangeh Meluap, Kabupaten Agam Dilanda Banjir

“Skenarionya kalau genangan di lintasan rel surut, kita akan menjalankan KA normal, tapi kalau belum surut kita terapkan skenario lain dengan menggunakan loko CC 300 dari ditjen (Perkeretaapian). Jadi, nanti skenario hari ini tetap jalan,” ujarnya.

Saat ini para pekerja masih bekerja keras membenahi rel yang sempat terendam sampai kondisinya ideal untuk dilalui.

Laporan Teguh Joko Sutrisno

Banjir di Kota Padang

BPBD Ungkap Banjir di Kota Padang Meluas ke 3 Kecamatan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan petugas tim gabungan mengevakuasi warga penyintas banjir yang meluas di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut