BPH Migas Gandeng Telkom untuk Pengawasan Digital BBM dan Gas Bumi
- VoxPop/Muhammad AR
Mulai dari pengawasan pelaksanaan program BBM Satu Harga dan Sub-Penyalur. Pengawasan terhadap distribusi BBM di 8.202 Lembaga Penyalur (SPBU, SPBN, SPDN, APMS, SPBB), 192 terminal BBM di seluruh Indonesia.
Pengawasan terhadap kegiatan pengangkutan dan niaga gas bumi melalui pipa dengan Panjang pipa transmisi 5.254,5 Km dan Panjang pipa distribusi 6.180,5 Km. Cadangan BBM Nasional dan Lelang Ruas Transmisi (RT) dan Wilayah Jaringan Distribusi (WJD). Penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa. Dan, penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga.
"BPH Migas bertugas meningkatkan PNBP atau iuran kita membantu negara supaya PNBPnya naik dari mana sumbernya, ada 150 badan usaha yang mempunyai izin niaga umum di mana transaksi BBMnya mencapai 75 miliar liter pertahun. Jadi kami tingkatkan sehingga nanti di semua badan usaha yang memiliki izin niaga umum itu dipasang alat sehingga nanti terdigitalisasi semua order yang keluar baik volume, sehingga PNBP bisa naik signifikan. Tiga hal ini yang akan sinergiskan dengan PT Telkom," kata Fanshurullah
Ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara BPH Migas dan PT. Telekomunikasi Indonesia diharapkan ketersediaan dan distribusi BBM dan Gas Bumi yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat lebih terjamin di seluruh wilayah Indonesia melalui eknologi digital dan mampu mewujudkan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Penandatanganan MoU dengan PT. Telekomunikasi Indonesia. Tbk diwakili oleh Direktur Enterprise & Business Service, Edi Witjara. Kejasama ini disaksikan oleh pimpinan Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno, Wali Kota Bogor Bima Arya.
