Perbankan Jadi Pembeli Terbanyak Surat Utang Negara

Gedung Kementerian Keuangan RI
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VoxPop – Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, mengatakan bahwa animo lelang khususnya pada Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana pada awal 2021 ini, masih didominasi oleh investor lokal.

img_title Di Tengah Gejolak Geopolitik, Emas Diprediksi Tetap Jadi Primadona Investor

"Pembeli utama di pasar perdana (Surat Utang Negara) masih didominasi oleh investor domestik, terutama pihak perbankan," kata Deni dalam telekonferensi, Rabu 10 Maret 2021.

Deni menjabarkan, berdasarkan data pihaknya per 3 Maret 2021 lalu, partisipasi tertinggi dalam lelang SUN dikuasai oleh sektor perbankan dengan nilai mencapai Rp160,3 triliun.

img_title Rupiah Berbalik Melemah ke Rp18.075 per Dolar AS, Sikap Baru The Fed Bikin Arah Pasar Sulit Ditebak

Baca juga: Daya Juang UMKM Tak Diragukan, BI Dukung dengan 4 Langkah Ini

"Sementara pada posisi kedua ditempati oleh Bank Indonesia, dengan nilai mencapai Rp88,13 triliun," ujarnya.

img_title BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemprov Dorong Malut Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

Karenanya, Deni menilai bahwa pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada tahun 2021 ini diperkirakan masih akan cukup tinggi. Meskipun prediksi soal lending masih akan rendah setidaknya hingga kuartal I-2021. 

"DPK di 2021 sepertinya masih akan cukup tinggi. Namun meskipun berkurang (dibandingkan masa sebelum pandemi), tapi mudah-mudahan masih bisa mendukung pertumbuhan SBN di 2021," kata Deni.

Kemudian, lanjut Deni, untuk partisipasi lainnya seperti asuransi dan sekuritas, capaian di tahun 2020 lalu masih meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2019.

"Maka kami berharap tren pertumbuhan minat lelang SUN di tahun 2021 ini juga akan semakin tinggi," ujarnya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi

Capai Rp 9.080,9 Triliun, Bos OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 12,67% Per Juni 2026

Bos OJK, Kiki melaporkan, penyaluran kredit perbankan hingga bulan Juni 2026 tercatat tumbuh sebesar 12,67 persen secara year-on-year (yoy), mencapai Rp 9.080,9 triliun.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut