Disuntik PMN Rp2,25 Triliun, Ini Rencana Kerja SMF Tahun 2021

Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo (tengah).
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Arrijal Rachman

VoxPop – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah sebesar Rp2,25 triliun yang bersumber dari APBN Tahun 2021.

img_title Apersi Ungkap Data Penyaluran KPR yang Mengejutkan

Direktur utama SMF, Ananta Wiyogo menjelaskan, PMN tersebut seluruhnya akan dialokasikan untuk program penurunan beban fiskal Pemerintah melalui kontribusi SMF pada program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). 

“Angka tersebut, oleh SMF akan di-leverage hingga Rp6,37 triliun melalui penerbitan surat utang, ditambah dana sebesar Rp19,12 triliun yang berasal dari Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Pemerintah (PPDPP) untuk membiayai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) program FLPP," ujarnya dikutip dalam siaran pers, Senin, 5 April 2021.

img_title Perkuat Akses Hunian Terjangkau, Ini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi

Dengan demikian, lanjut Ananta, total dana yang akan digulirkan kurang lebih Rp25 triliun itu untuk memproduksi KPR program FLPP sebanyak 157.500 unit rumah. "Dengan bunga yang ujungnya kepada tiap debitur MBR  (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) adalah fix rated 5 persen selama 20 tahun,” imbuh Ananta.

Ia melanjutkan, dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan, pada tahun 2021 SMF akan memperkuat perannya sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan.

img_title Erick Thohir Tegaskan Kementeriannya Masih Tetap Kendalikan PMN untuk Penugasan BUMN

Adapun kegiatan bisnis di antaranya melalui optimalisasi penyaluran KPR FLPP, dukungan suplai kepada sektor perumahan, pengembangan pembiayaan KPR untuk masyarakat non fixed income, dan pengembangan pembiayaan mikro perumahan.

Lebih lanjut, Ananta mengungkapkan, SMF juga merealisasikan amanat Pemerintah sebagai Wakil Pelaksana Investasi kepada Perum Perumnas yang telah dilakukan tahap pertama di tahun 2020 sebesar Rp200 miliar dari total Rp650 miliar. Langkah ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kinerja perusahaan melalui sinergi, transformasi, dan reposisi peran Perumnas dalam ekosistem perumahan nasional.

Selain itu, melalui perluasan mandatnya, SMF akan memperkuat fungsi dan perannya dalam mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan baik dari sisi supply dan demand

"SMF berencana untuk menjalankan program kredit mikro perumahan yang lebih down to earth kepada masyarakat. Dalam merealisasikan hal tersebut, saat ini SMF tengah menjajaki sinergi dengan para pemangku kepentingan," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut