Pengadaan Vaksin COVID-19, HSBC Kasih Pembiayaan Bio Farma Rp2,6 T
- U-Report
"Sisanya kami gunakan untuk pembayaran down payment vaksin COVID-19 dari AstraZeneca sebesar USD 100 juta,” tambahnya.
Sedangkan, Eri Budiono, Direktur Perbankan Komersial, PT Bank HSBC Indonesia, mengatakan, untuk mewujudkan transaksi penting ini, HSBC memanfaatkan kekuatan jaringan internasional. Sehingga, kepentingan penanganan COVID-19 di Indonesia bisa terakomodir secara maksimal.
Baca juga: Catat Sejarah, BEI Sebut Rights Issue BRI Terbesar di Indonesia
"Kami dan kemampuan transaksi kami untuk merancang solusi menyeluruh. Kami sangat terhormat dapat berperan dalam membantu Indonesia dalam usaha melawan Pandemi COVID-19 dan berkontribusi dalam membangun bangsa yang kuat.”
Selain pembiayaan, HSBC Indonesia sejak awal pandemi telah menyumbangkan lebih dari Rp15 miliar untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak dan langkah-langkah pemulihan ekonomi nasional. Termasuk penyediaan peralatan medis darurat, makanan dan inisiatif ketahanan ekonomi melalui beberapa organisasi amal.
Pada bulan Juli yang lalu, HSBC juga menyumbangkan dana untuk membantu menyediakan tangki oksigen yang sangat dibutuhkan dan bantuan tunai kepada masyarakat yang rentan.
Hingga saat ini, Indonesia telah melakukan vaksinasi lebih dari 100 juta dosis. Jumlah tersebut lebih dari 39 persen dari 270 juta penduduk negara telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19.
Dengan demikian, Indonesia merupakan satu di antara tujuh negara di dunia yang telah mencapai angka vaksinasi ini. Pemerintah bertujuan untuk vaksinasi sekitar 208 juta orang hingga tahap akhir vaksinasi.
