Industri Penerbangan Kompak Bangkit dari Keterpurukan
- Tangkapan layar.
Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir, pandemi menghantam industri penerbangan dunia, termasuk pasar Indonesia. Hal itu pula berpengaruh pada industri pariwisata dalam negeri, yang diketahui keduanya tidak dapat dipisahkan.
Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja.
- Tangkapan layar.
"Namun, yang membuat pihaknya optimis adalah menurut banyak analisis dari sumber global, dikatakan bahwa pemulihan industri penerbangan diprediksi mulai membaik pada awal 2022 untuk penerbangan domestik dan kembali ke level optimal pada 2024," ungkapnya.
"Sedangkan untuk penerbangan internasional diprediksi mulai membaik pada akhir tahun 2023 dan kembali ke level optimal pada tahun 2026," tambahnya.
Denon juga menjelaskan bahwa ke depan, INACA bersama seluruh maskapai penerbangan dan Pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan harus fokus pada strategi mengelola risiko pandemi dan memulihkan industri sesegera mungkin.
Karena itu, pihaknya menyambut baik pemulihan industri penerbangan di Indonesia dengan melakukan program vaksinasi nasional. Sehingga, industri ini bisa kembali bergeliat.
"Ke depan INACA akan mengoptimalisasi kerja sama antar kementerian dan lembaga agar dapat memberikan kemudahan berupa aturan dan kebijakan yang mendukung industri penerbangan untuk tetap bertahan selama dan setelah pandemi. Ditambah lagi dengan dukungan kebijakan stimulus ekonomi bagi pelaku industri penerbangan di Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, peran INACA merupakan salah satu Anggota Luar Biasa Kadin sangat dibutuhkan peran saat ini guna menggenjot industri penerbangan nasional.
Khususnya, sertanya dalam mendukung program-program Pemerintah pada umumnya serta Kadin Indonesia pada khususnya. Hal ini mengacu kepada visi Pembangunan sektor transportasi dan logistik nasional yang tepat sasaran dan merata serta perbaikan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur transportasi dan logistik.
"Diharapkan dalam waktu dekat ini, INACA turut serta mendukung upaya percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bersama dengan Kadin Indonesia melakukan inisiatif dalam meningkatkan Konektifitas antar daerah sampai ke pelosok (remote area) melalui Program Jaringan Penerbangan Pelosok Indonesia (JPPI)," ungkapnya.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.
- Kadin Indonesia
Arsjad juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan program tersebut, Kadin Indonesia mengharapkan INACA bisa berkolaborasi dan kerja sama dengan Pemerintah terkait dan dunia usaha. Sehingga dapat menjadi bagian pengembangan perekonomian, di berbagai sektor pascahantaman pandemi COVID-19.
