Masih Ada Minyak Goreng di Atas Rp14 Ribu di Pasar, Ini Alasannya

Pedagang pasar tradisional menunjukan dagangan minyak goreng.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww

VoxPop – Sejumlah pedagang di Kota Solo masih menjual minyak goreng di atas ketentuan dari Pemerintah, yakni Rp14.000 per liter. Mereka menegaskan bukan tidak ingin mengikuti aturan, tapi ada faktor lain yang jadi alasan

img_title Daftar Harga 4 Mobil Baru Ford di GIIAS 2026

Salah satu pedagang Sri di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah,. Dia mengatakan, saat ini masih menjual minyak goreng dengan harga Rp38.000 per 2 liter. Artinya harga minyak goreng masih Rp19.000 per liter.

"Ya memang dari distributor harganya masih tinggi, belum ada penurunan," kata pemilik toko Rizal Jaya tersebut, Jumat, 21 Januari 2022.

img_title Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2026: Produk Antam Meroket, Global Kinclong

Dia mengungkapkan, Dengan harga minyak goreng yang masih bertahan tinggi tersebut, diakuinya terjadi penurunan pembelian oleh masyarakat. Persentasenya hingga 30 persen.

"Soalnya di minimarket harganya kan sudah turun, sudah Rp14.000 per liter. Jadi masyarakat pilih beli di sana, memang di tempat kami yang beli jadi tidak banyak," katanya.

img_title Harga Emas Hari Ini 5 Agustus 2026: Antam Lanjut Merosot, Produk Global Bervariasi

Pedagang lain, Radinem mengatakan, sejak ada arahan dari Pemerintah terkait penurunan harga minyak goreng, hingga saat ini ia belum menjual komoditas tersebut.

Minyak goreng.

Photo :
  • U-Report

"Sebetulnya saya punya banyak stok minyak goreng, tapi sama pabriknya diminta agar jangan dijual. Mau ditukar dengan yang baru, mungkin ada kaitannya dengan penurunan harga ini," katanya.

Ia mengatakan, memang saat ini harga minyak goreng masih di angka tinggi. Sebelum mengalami kenaikan, harga minyak goreng di angka Rp11.000-12.000 per liter.

"Sekarang harganya di kisaran Rp17.000-18.000/liter. Sudah hampir satu tahun ini harganya kan naik terus," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi mengatakan, para pedagang di pasar tradisional diberi kelonggaran waktu tujuh hari untuk menyesuaikan harga. Hal tersebut sesuai dengan arahan dari Menteri Perdagangan M Lutfi.

"Mereka diberikan kesempatan selama tujuh hari, cuma kalau yang masuk di asosiasi ritel wajib jual Rp14.000 per liter, seperti di mini market. Kalau di pasar tradisional masih tinggi, masih di kisaran Rp18.000-19.000 per liter," katanya.

Meski demikian dikatakannya, jika hingga tujuh hari tersebut masih ada pedagang yang menjual minyak goreng di atas harga yang sudah ditentukan. Maka akan ada tindakan dari satgas pangan.

"Nanti akan ada saksi, apakah ada yang menimbun," katanya. (Ant)

Pedagang telur sedang melayani pembeli di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat

Harga Bawang, Beras, Telur hingga Daging Ayam Kompak Turun, Cek Daftar Lengkapnya

PIHPS Nasional BI melaporkan bahwa harga beras kualitas bawah II sudah turun Rp 150 menjadi Rp 14.450 per kg, dan bawang merah ukuran sedang turun Rp 50 menjadi Rp 40.250

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut