PT Pos Indonesia Bidik Pendapatan Naik 21,5 Persen pada 2022
- Dokumentasi PT Pos Indonesia.
Demikian halnya dengan peresmian PosBloc di Jakarta menjadikan Pos Indonesia sebagai sebuah destinasi dan creative hub bagi kaum milenial dengan memaksimalkan dan me-leverage properti service Pos Indonesia. Impact-nya jika segmen market milenial sudah suka dan mendatangi lokasi properti-properti Pos, maka selanjutnya mereka akan menggunakan layanan Pos Indonesia.
Lebih lanjut dia menegaskan, memasuki 2002 tantangan Pos Indonesia adalah bagaimana bisa adaptif dan relevan dengan perubahan zaman serta mampu meresponsnya secara cepat. Karena yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Kemampuan adaptasi dan digitalisasi menjadi penting, menuju tekad Pos Indonesia untuk menjadi juara.
Pos Indonesia.
“Di tengah industri yang terus tumbuh dengan peluang pasar juga masih terbuka lebar, Pos Indonesia optimis untuk menjadi juara," ungkapnya.
Optimisme itu ungkapnya, dengan memiliki portofolio jasa keuangan serta kantor cabang dan agen di seluruh Indonesia, sekitar 4.850 cabang di seluruh Indonesia serta 20 ribu agen yang ada di Indonesia.
"Maka Pos Indonesia secara kontinyu terus mengubah, pengembangan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi termasuk dalam rangka menggaet pasar e-Commerce di Indonesia,” tutur Faizal.
Pada tahun 2022 Pos Indonesia juga menargetkan jumlah O-Ranger naik tiga kali lipat. Atau mencapai 20 ribu agen dari posisi saat ini sebanyak 9.300 agen.
Lalu, dalam RKAP 2022 Pos Indonesia menetapkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 21,51 persen, target pertumbuhan net Income sebesar 8,2 persen dan pertumbuhan EBITDA sebesar 22,05 persen. Sehingga, diharapkan aset perusahaan dapat tumbuh sebesar 8,81 persen.
“Tentu Pos Indonesia tidak akan bisa meraih itu semua tanpa jerih payah dan kerja keras dari seluruh Insan Pos. Pos Indonesia songsong tahun 2022 dengan semangat baru, seiring dengan bangkitnya ekonomi pasca pandemi, serta potensi pasar yang masih terbuka luas,” ungkap Faizal.
