Digitalisasi Jadi 'Resep Manjur' RI Menuju Negara Maju

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono.
Sumber :
  • M Yudha P/VoxPop.co.id

VoxPop – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menjelaskan, guna mendorong Indonesia bisa menjadi negara maju yang memiliki penghasilan tinggi, maka digitalisasi sistem keuangan dan sistem pembayaran menjadi salah satu kunci yang harus dilakukan.

img_title IAW Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Digitalisasi dengan Baik Agar Terhindar dari Korupsi

Sebab, dengan terlaksananya digitalisasi tersebut, maka hal itu diyakininya akan semakin memberikan kemudahan dan akses pelayanan keuangan yang aman dan akuntabel bagi masyarakat, sehingga turut memberikan dampak positif para perekonomian nasional.

"Karena melalui digitalisasi ini, Indonesia akan mampu bertransformasi menjadi negara maju yang memiliki penghasilan tinggi," kata Doni dalam telekonferensi di 'Casual Talks on Digital Payment Innovation Day 2', Selasa 15 Februari 2022.

img_title Dorong Ekosistem Digitalisasi Pengadaan, ICEF-IPFE 2026 Pertemukan Pelaku Usaha dengan 15 Ribu Buyer Pemerintah

Baca juga: Waduh, Cuma 3 Miliarder Terkaya di RI Hartanya Cuan Hari Ini

Doni menjelaskan, di masa pandemi COVID-19 yang telah ikut mengubah pola belanja dan pola transaksi masyarakat, digitalisasi merupakan syarat penting bagi terciptanya kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

img_title BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemprov Dorong Malut Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

Dia menegaskan, tantangan di masa pandemi dan di era new normal itulah yang harus dijawab oleh para regulator, melalui langkah transformasi digital pada sistem keuangan dan sistem pembayaran.

"Sehingga hal tersebut tentunya juga akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia," ujar Doni.

Transaksi fintech.

Photo :
  • Fintech News Switzerland/Pixabay

Dalam beberapa tahun terakhir, Doni mengakui jika langkah-langkah digitalisasi sistem pembayaran dan sistem keuangan telah memberikan dampak yang cukup signifikan bagi sejumlah kalangan masyarakat.

Hal itu dapat dilihat dari sebagian masyarakat yang sebelumnya tidak tersentuh atau mendapat layanan dari sistem perbankan, termasuk para pelaku UMKM yang belum terlalu familiar dengan teknologi sistem keuangan.

"Dan karena alasan-alasan semacam ini pihak regulator, dalam hal ini BI, dituntut untuk menjawab tantangan dalam konteks menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi, seiring upaya-upaya untuk mendorong inovasi (sistem keuangan) sambil memitigasi segala risiko yang bisa terjadi," ujarnya.

UMKM Binaan Pertamina.

Rumah BUMN Pertamina Perluas Akses Pasar hingga Dorong Digitalisasi UMKM di Sulawesi Tengah

Pertamina memperkuat pemberdayaan UMKM lokal melalui Rumah BUMN dengan menghadirkan pendampingan berkelanjutan, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha binaan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut