Pebisnis AS dan Eropa Putus Hubungan dengan Rusia, Bagaimana China?

Alibaba Cloud
Sumber :

China belum bereaksi terhadap invasi Rusia ke Ukraina dengan kecaman dan sanksi seperti kekuatan Barat. Para pejabat telah menghindari menyebut serangan itu sebagai invasi dan malah mengalihkan kesalahan itu ke AS.

img_title MG Buka Harga ZS Hybrid+, Varian Termurah Dijual Rp299,9 Juta

Regulator perbankan dan asuransi China mengatakan pihaknya menentang dan tidak akan bergabung dengan sanksi keuangan terhadap Rusia.

Sementara banyak perusahaan Barat telah berbicara menentang perang dan mengurangi bisnis di Rusia, perusahaan-perusahaan China tetap diam dan mengambil sedikit tindakan.

img_title Pendiri Telegram Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia, Ini Penyebabnya

“Untuk perusahaan China, bayangan hubungan China-Rusia tampak besar. Perusahaan-perusahaan ini tidak ingin membuat marah Beijing dengan mengambil sikap politik,” kata pendiri Center for Innovating the Future, Abishur Prakash.

Ilustrasi Joget TikTok

Photo :
img_title Bendungan yang Terlalu Berlebihan? Taruhan Pembangkit Listrik Tenaga Air Himalaya China

Pembuat elektronik konsumen Huawei, Xiaomi dan Honor, menolak berkomentar ketika dihubungi oleh CNBC. Lalu, pembuat smartphone Oppo tidak membalas beberapa permintaan komentar.

Realme, yang merupakan pemain smartphone terbesar keempat di Rusia, mengatakan masih memantau situasi dengan cermat dan menunggu informasi lebih lanjut.

Sementara itu, Alibaba menolak berkomentar. Perusahaan China memiliki usaha patungan di Rusia dengan perusahaan internet Mail.ru Group, operator telekomunikasi seluler Rusia MegaFon dan dana kekayaan negara Russian Direct Investment Fund.

Perusahaan pencarian Baidu dan raksasa game Tencent dan NetEase tidak membalas permintaan komentar.

Perusahaan ride-hailing China Didi juga menganggap RDIF sebagai investor. Perusahaan ini beroperasi di Rusia. Pekan lalu, Didi mengumumkan bahwa mereka akan keluar dari Rusia karena perubahan kondisi pasar, tetapi tidak menyebutkan konflik Ukraina. Tak lama setelah itu, ia berbalik dan mengatakan tidak akan menutup bisnisnya di Rusia.

Sedangkan, TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing, adalah satu-satunya perusahaan China yang mengambil tindakan. TikTok akan membatasi akses ke situs yang dikendalikan Rusia, RT dan Sputnik di Uni Eropa.

Ilustrasi kebakaran

Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Komandan Damkar Kosambi, Ahmad Husni menjelaskan kebakaran terjadi di salah satu bangunan di kawasan Day Night District (DND) PIK 2 dan 3 WNA China berhasil dievakuasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut