2.436 Ha Lahan Petani Sawit Mitra PTPN Dikawal Dapat RSPO-ISPO 2022

Menteri BUMN Erick Thohir bersama petani binaan PTPN V.
Sumber :
  • Dokumentasi PTPN.

VoxPop – Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero, PT Perkebunan Nusantara V kawal ratusan petani mitra untuk lebih produktif. Salah satu dalam upaya mendapatkan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) serta Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

img_title Pemerintah Wajibkan Industri Gula Punya Kebun Tebu Sendiri, Asosiasi Petani Buka Suara

Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa mengungkapkan, tahap perdana terdapat tiga KUD yang berlokasi di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau mengikuti program sertifikasi ISPO dan RSPO. Ketiganya adalah KUD Karya Mukti dengan lahan seluas 874 hektare, Dayo Mukti di lahan seluas 706 hektare, dan KUD Tani Sejahtera dengan lahan seluas 856 hektare.

"Insya Allah kita targetkan tahun ini petani mitra mulai mengantongi RSPO dan ISPO. Dengan begitu, saudara-saudara petani yang menjadi mitra PTPN V akan mendapatkan harga premium dan meningkatkan pendapatan mitra," kata  dalam keterangannya di Pekanbaru, dikutip Selasa, 14 Juni 2022.

img_title Nilai Tukar Petani Meningkat 0,15 Persen di Juli 2026

Dia menjabarkan, ketiga KUD yang telah memasuki penanaman generasi kedua dengan usia tanaman sembilan tahun dan masuk dalam kategori tanaman produktif. Dengan produktivitas mencapai 27 ton tersebut akan menjadi mitra binaan perdana PTPN V yang melaksanakan sertifikasi ISPO dan RSPO.

Secara bertahap, program serupa akan dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh KUD mitra binaan PTPN V dengan total luas lahan mencapai 56 ribu hektare. 

img_title 3 HP Murah dengan Sinyal Kuat dan Baterai Besar, Solusi Praktis bagi Petani di Daerah Pedesaan

"Total luas lahan petani mitra yang menjalani sertifikasi RSPO dan ISPO perdana tahun ini mencapai 2.436 hektare. Secara bertahap, kita akan mendorong seluruh mitra binaan PTPN V menerapkan budidaya berkelanjutan dan lestari berstandar RSPO dan ISPO,"ujarnya.

Jatmiko bersyukur, beragam program untuk memenuhi beragam syarat dalam memperoleh sertifikasi RSPO dan ISPO yang diusung oleh perusahaan perkebunan milik negara tersebut mendapat respons positif dari para petani mitra.

Sejak tahun lalu, perusahaan terus mendampingi para petani memenuhi beragam kriteria yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikasi tersebut. Mulai dari pelatihan manajemen kepengurusan koperasi, identifikasi bahaya dan risiko di tempat kerja, penanggulangan huru-hara, pencegahan kebakaran lahan, hingga perumusan perhitungan gas rumah kaca. 

"Prinsipnya kita akan terus membantu para petani siap sebelum sertifikasi tersebut didapatkan dan dipertanggungjawabkan sepenuhnya," tegas Jatmiko. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut