5 Fakta Uang Rupiah Digital, Apa Bedanya dengan Uang Elektronik?
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:07 WIB
Sumber :
- VoxPop/Fikri Halim
- Desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan.
- Desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran.
- Pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT).
5. Berbeda dengan e-money dan e-wallet
Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy mengatakan, perbedaan rupiah digital dengan uang elektronik dan dompet digital terletak pada pihak penerbitnya.
Jika SBDC ini diterbitkan oleh bank sentral, sementara uang elektronik lainnya seperti e-money, Ovo dan lainnya di terbitkan oleh non-bank. Lantaran rupiah digital di terbitkan oleh bank sentral, maka uangnya lebih terjamin keamanannya.
Baca Juga
Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat
Bank Indonesia memproyeksikan bahwa ekonomi Indonesia tetap tumbuh 4,9-5,7 persen pada 2026 meski pertumbuhan triwulan II melambat menjadi 5,29 persen.
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
