5 Fakta Uang Rupiah Digital, Apa Bedanya dengan Uang Elektronik?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022 - Side Events G20 di Bali, 11 Juli 2022.
Sumber :
  • VoxPop/Fikri Halim

- Desain CBDC yang tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan.
- Desain CBDC yang 3i (Integrated, interconnected, and Interoperable) dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran.
- Pentingnya teknologi yang digunakan pada tahap eksperimen untuk memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan (DLT-Blockchain dan non-DLT). 

img_title KPK Buka Peluang Periksa Perry Warjiyo dalam Kasus CSR BI

5. Berbeda dengan e-money dan e-wallet

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy mengatakan, perbedaan rupiah digital dengan uang elektronik dan dompet digital terletak pada pihak penerbitnya.

img_title Pergantian Gubernur BI Belum Masuk DPR, Komisi XI Masih Tunggu Nama Pilihan Prabowo

Jika SBDC ini diterbitkan oleh bank sentral, sementara uang elektronik lainnya seperti e-money, Ovo dan lainnya di terbitkan oleh non-bank. Lantaran rupiah digital di terbitkan oleh bank sentral, maka uangnya lebih terjamin keamanannya.

img_title Destry Damayanti Minta Pasar Tak Panik usai Perry Warjiyo Mundur, BI Pastikan Kebijakan Tetap Konsisten
Logo Bank Indonesia di Jakarta

Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat

Bank Indonesia memproyeksikan bahwa ekonomi Indonesia tetap tumbuh 4,9-5,7 persen pada 2026 meski pertumbuhan triwulan II melambat menjadi 5,29 persen.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut