Pekerjaan Rumah OJK Jadi Lembaga Tunggal Penyidikan Pidana Jasa Keuangan

Ketua DK OJK Mahendra Siregar.
Sumber :
  • istimewa

VoxPop – Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus tegas dan kuat dalam mengeluarkan regulasi untuk para pelaku di sektor jasa keuangan.

img_title OJK Perketat Perang Lawan Judi Online, Lebih dari 36 Ribu Rekening Sudah Diblokir

Hal itu sesuai dengan fungsi OJK sebagai lembaga tunggal yang melakukan penyidikan tindak pidana di sektor keuangan. Hal itu sebagaimana amanat Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), yang harus direspons sigap oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Esther mengatakan, dengan regulasi tersebut akan menguatkan posisi OJK sebagai satu-satunya pengawas dan regulator jasa keuangan di Indonesia.

img_title Dua Segmen Bisnis Ini Jaga Kinerja Astra di Semester I-2026

Ketua DK OJK, Mahendra Siregar.

Photo :
  • Anisa Aulia/VoxPop.

"OJK juga harus mengeluarkan regulasi yang kuat agar para pelaku di sektor jasa keuangan harus prudent," kata Esther, Minggu, 1 Januari 2022.

img_title OJK Pastikan Revisi Target Bisnis BPR dan BPRS Tetap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Esther menjelaskan, dalam menjalankan fungsi penyidikan. OJK menurutnya harus melakukan monitoring dan evaluasi. Hal itu agar tidak ada pelanggaran dan memberikan efek jera.

Dengan demikian kata Esther, konsumen akan lebih aman terlindungi dari kejahatan di sektor keuangan yang belakangan cukup marak.

Jajaran DK OJK.

Photo :
  • Dokumentasi OJK.

Selain itu, OJK sebagai pemegang otoritas keuangan juga perlu berkoordinasi dengan lembaga pemerintah di Indonesia maupun luar negeri. Di mana itu sebagai bagian dalam rangka menyelesaikan kasus kasus kejahatan di sektor keuangan.

"Kalo di luar negeri mereka bisa bekerja sama dengan lembaga lain juga tidak terbatas pada lembaga yang mensupervisi jasa keuangan. Karena kejahatan di sektor keuangan biasanya punya kaitan dengan sektor lain," tutupnya.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko.

Bantah Laporan Keuangan 2025 Alami Defisit Anggaran, OJK Kasih Penjelasan

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko membantah adanya isu defisit anggaran dalam laporan keuangan 2025. Dia beli penjelasan.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut